AFU.id

Indeks Berita

Polisi Gerebek Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, Kerugian Negara Tembus Rp95,5 Miliar

Aktivitas tambang batubara ilegal di kawasan Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Bukit Asam Tbk (PTBA) di Desa Penyandingan, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan, digerebek aparat Polres Muara Enim. Dalam operasi itu, polisi menangkap 11 orang yang diduga terlibat serta menyita sejumlah alat berat dan kendaraan pengangkut batubara. Aktivitas tersebut diperkirakan menimbulkan kerugian negara hingga Rp95,5 miliar. Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra mengatakan operasi d

Polisi Gerebek Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, Kerugian Negara Tembus Rp95,5 Miliar

Blokade Laut Kembali Berlaku, Trump Perintahkan Serangan Beruntun ke Iran

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan serangan terhadap Iran akan terus dilakukan setiap malam dan ditingkatkan apabila Teheran tetap menolak kembali ke meja perundingan. Ancaman itu disampaikan ketika Washington kembali memberlakukan blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Trump mengatakan pasukan Amerika Serikat akan terus menggempur sasaran di Iran hingga dirinya memutuskan operasi tersebut dihentikan. Ia menyebut komunikasi antara pejabat kedua negara masih berlangsung, te

Blokade Laut Kembali Berlaku, Trump Perintahkan Serangan Beruntun ke Iran

Diduga Alami Perundungan, Siswa MAN 3 Padang Rakit Bom Sendiri

Seorang pelajar berinisial R (17) diduga merakit sendiri bom yang meledak di lingkungan MAN 3 Padang, Sumatera Barat, Selasa (14/7/26). Polisi menyebut tindakan tersebut diduga dipicu tekanan psikologis setelah R merasa kerap menjadi sasaran perundungan teman-temannya. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa itu. Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Barat Kombes Susmelawati Rosya mengatakan R mengaku sering menjadi objek ejekan di sekolah. Kondisi itu diduga menimbulkan tekanan psikologi

Diduga Alami Perundungan, Siswa MAN 3 Padang Rakit Bom Sendiri

Pertamina Turunkan Harga LPG Bright Gas, Ini Daftar Harga Terbarunya

PT Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga liquefied petroleum gas (LPG) nonsubsidi Bright Gas ukuran 12 kilogram (kg) dan 5,5 kg yang mulai berlaku efektif pada 14 Juli 2026. Penurunan harga tersebut dilakukan sebagai hasil evaluasi berkala perusahaan dengan mempertimbangkan dinamika pasar, kondisi ekonomi, dan mekanisme penetapan harga yang berlaku. Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan kebijakan itu diharapkan membuat produk LPG nonsubsid

Pertamina Turunkan Harga LPG Bright Gas, Ini Daftar Harga Terbarunya

Tarif Mencekik PNBP Notaris: Pindah Jabatan ke Jakarta Tembus Rp500 Juta, Tarif Pengangkatan Notaris Naik 3 kali Lipat

Pemerintah resmi menetapkan penyesuaian tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) baru untuk sejumlah layanan kenotariatan yang dinilai sangat membebani. Dalam aturan terbaru, nilai tarif tertinggi melonjak drastis hingga mencapai Rp500 juta bagi notaris yang mengajukan perpindahan wilayah jabatan ke Jakarta. Ketentuan yang memberlakukan tarif fantastis tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 30 Tahun 2026 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis PNBP yang Berlaku pada Kementerian Huk

2 media, Cenderung netral
Tarif Mencekik PNBP Notaris: Pindah Jabatan ke Jakarta Tembus Rp500 Juta, Tarif Pengangkatan Notaris Naik 3 kali Lipat

Kasus Febrie Belum Sepenuhnya Dilimpahkan, 74 Keping Emas Masih Diuji Keaslian

Penyerahan perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah kepada Kejaksaan Agung belum sepenuhnya tuntas. Polisi masih memverifikasi uang asing dan menguji 74 keping emas batangan sebelum barang bukti, dokumen, serta berkas perkara diserahkan secara bertahap. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan proses penyerahan tidak dapat dilakukan sekaligus karena sejumlah barang bukti membut

Kasus Febrie Belum Sepenuhnya Dilimpahkan, 74 Keping Emas Masih Diuji Keaslian

Bunuh Driver Ojol demi Biaya Nikah, Polisi: Pelaku Sempat Berniat Bunuh Diri

Polisi mengungkap motif di balik pembunuhan terhadap pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Tangerang yang dilakukan tersangka RD alias D (25). Pelaku disebut nekat menghabisi korban karena terdesak kebutuhan biaya pernikahan. Kanit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Arief Ryzki Wicaksana, mengatakan tersangka sempat mengalami tekanan hingga berniat mengakhiri hidup karena tidak memiliki uang untuk memenuhi kebutuhan pernikahan. Namun, niat tersebut berubah ketika pelaku me

Bunuh Driver Ojol demi Biaya Nikah, Polisi: Pelaku Sempat Berniat Bunuh Diri

Ditawarkan Gaji Rp50 Juta, Mengapa Mahkamah Agung Masih Kekurangan Ribuan Hakim?

Indonesia saat ini dinyatakan kekurangan sekitar 1.600 hakim untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di lingkungan peradilan. Kondisi ini disampaikan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani usai bertemu Ketua Mahkamah Agung (MA), Sunarto di Gedung MA, Jakarta Pusat, Selasa (14/7/2026). Apa penyebabnya? Diketahui, penyebab utamanya adalah krisis regenerasi. Sunarto menyebut dari total sekitar 8.600 hakim yang bertugas mulai tingkat pertama, banding, hingga kasasi, sekitar

Ditawarkan Gaji Rp50 Juta, Mengapa Mahkamah Agung Masih Kekurangan Ribuan Hakim?

Apa Sebenarnya Arti Supervisi KPK yang Disebut Berpeluang Tangani Kasus Febrie Adriansyah?

Pihak koordinasi dan supervisi (korsup) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi sorotan publik usai lembaga antirasuah itu menyatakan akan membuka peluang menjalankan fungsi supervisi atas penanganan perkara yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Meski dalam hal ini, KPK belum berencana mengambil alih penyidikan dari Kejaksaan Agung (Kejagung). Sebelum masuk ke dalam apa itu supervisi KPK, sebelumnya, Ketua KPK, Setyo Budiyanto menangg

Apa Sebenarnya Arti Supervisi KPK yang Disebut Berpeluang Tangani Kasus Febrie Adriansyah?

Ini Penyebab Mitra BGN Beri Tenggat 17 Agustus untuk Ancam Tutup Dapur, DPR Cuma Prihatin?

Asosiasi Mitra Badan Gizi Nasional (BGN) mengancam menghentikan operasional seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara serentak di seluruh Indonesia. Ancaman tersebut disampaikan Ketua Umum Asosiasi Mitra BGN. Syawaludin Aweng dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) bersama Komisi IX DPR di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Diketahui, ancaman itu dilontarkan sebagai bentuk protes atas pola kemitraan dengan BGN yang dinilai timpa

Ini Penyebab Mitra BGN Beri Tenggat 17 Agustus untuk Ancam Tutup Dapur, DPR Cuma Prihatin?