AFU.id

Internasional

100 Pesawat Iran Rusak selama Perang, Kerugian Militer AS Lebih Parah

Iran mengakui hampir 100 pesawat sipil rusak selama perang dengan Amerika Serikat dan Israel yang berlangsung sekitar 40 hari. Amerika Serikat juga mengalami kerugian besar pada aset udaranya, terutama drone dan pesawat pendukung militer selama operasi yang dikenal sebagai Operation Epic Fury. Menteri Perhubungan dan Pembangunan Perkotaan Iran Farzaneh Sadeq mengatakan hampir 100 pesawat terdampak serangan di sejumlah bandara Iran, termasuk di Tehran, Bushehr, Mashhad, dan Bandar Abbas. Pernyata

100 Pesawat Iran Rusak selama Perang, Kerugian Militer AS Lebih Parah

Iran Klaim AS Kini Memohon Negosiasi setelah Gagal Memaksa Tehran Menyerah

Amerika Serikat disebut memohon kepada Iran agar membuka kembali peluang negosiasi setelah gagal memaksa Teheran menyerah di tengah klaim blokade AS terhadap Selat Hormuz. Pernyataan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menanggapi klaim sepihak AS bahwa Washington menguasai jalur laut Hormuz. Sebaliknya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump membantah klaim tersebut dan menyebut bahwa AS tidak sedang menjadwalkan negosiasi dengan Iran. Adu klaim kedua belah pihak terus terjadi

Iran Klaim AS Kini Memohon Negosiasi setelah Gagal Memaksa Tehran Menyerah

Tak Peduli Ancaman AS dan Sekutu, Iran Tetap Lanjutkan Program Penelitian Nuklir

Iran bakal meneruskan pengembangan teknologi dan kemajuan ilmiah di bidang nuklir di tengah upaya pihak yang dianggap musuh untuk menghancurkan industri nuklir negara tersebut. Sikap itu disampaikan Wakil Komandan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) Mayor Jenderal Mostafa Izadi, seperti dilaporkan media Iran, Tasnim, Selasa (18/8/2026). “Kami akan melanjutkan jalur nuklir, ilmiah, dan pengembangan negara dengan kekuatan,” kata Mostafa dalam sebuah acara untuk memperingati kepahlawanan pemimpin Revo

Tak Peduli Ancaman AS dan Sekutu, Iran Tetap Lanjutkan Program Penelitian Nuklir