AFU.id

Indeks Berita

Terlilit Utang Puluhan Juta, Brigadir Rizka Bunuh Suami Sendiri

Utang senilai Rp70 juta menjadi pemicu penganiayaan yang dilakukan Brigadir Rizka Sintiani terhadap suaminya, Brigadir Esco Faska Rely, hingga berujung kematian. Fakta tersebut terungkap dalam sidang putusan di Pengadilan Negeri Mataram yang menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara kepada Brigadir Rizka Sintiani. Majelis hakim menyatakan kekerasan yang dilakukan Brigadir Rizka dilatarbelakangi tekanan ekonomi akibat kewajiban melunasi utang yang akan jatuh tempo pada 20 Agustus 2025. Perselisihan te

Terlilit Utang Puluhan Juta, Brigadir Rizka Bunuh Suami Sendiri

Kuasa Hukum Roy Suryo: Kami Nyatakan Perang Terbuka terhadap Jokowi

Penangkapan Roy Suryo dalam kasus dugaan pencemaran nama baik terkait tuduhan ijazah palsu Joko Widodo berujung deklarasi perang terbuka dari tim kuasa hukumnya. Mereka menuding proses hukum yang berjalan tidak lagi semata-mata berdasar aturan, melainkan dipengaruhi kepentingan politik. Pernyataan tersebut disampaikan kuasa hukum Roy Suryo, Ahmad Khozinudin, setelah penyidik Polda Metro Jaya menangkap kliennya pada Jumat (19/6/2026) pagi. Selain Roy Suryo, penyidik juga menangkap Tifauzia Tyassu

Kuasa Hukum Roy Suryo: Kami Nyatakan Perang Terbuka terhadap Jokowi

MBG dan KMP: Sudah Dinilai Boros Anggaran, Berpotensi Menggerus Pendapatan Negara dari Pajak Pula

Tuntutan masyarakat untuk menghentikan program-program andalan pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih (KMP) semakin menemukan muaranya. Selain dinilai boros, tak produktif dan rentan korupsi, dua program tersebut juga berpotensi menggerus penerimaan pajak negara. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan secara terbuka mengonfirmasi adanya risiko kehilangan penerimaan negara (potential loss) yang cukup besar. Lubang potensi pajak ini dipicu oleh kerancu

MBG dan KMP: Sudah Dinilai Boros Anggaran, Berpotensi Menggerus Pendapatan Negara dari Pajak Pula

Jadwal Piala Dunia 2026, Sabtu 20 Juni: Brasil Lawan Tim Gurem

Piala Dunia 2026 akan memasuki hari kesembilan, Sabtu (20/6/2026) dini hari nanti waktu Indonesia. Federation Internationale de Football Association (FIFA) selaku penyelenggara, telah menjadwalkan empat pertandingan pada esok hari. Delapan negara yang tergabung dalam Grup C dan D bakal melakoni matchday kedua babak penyisihan. Salah duanya ialah tuan rumah pendamping Amerika Serikat (AS) dan pemilik lima cincin juara Brasil. Rangkaian laga akan bermula di Lumen Field Stadium, Washington, AS. Ven

Jadwal Piala Dunia 2026, Sabtu 20 Juni: Brasil Lawan Tim Gurem

Jokowi Sebut Dirinya Hanya Sebagai Motivator di PSI

Presiden ke-7 RI Joko Widodo menyebut perannya dalam Partai Solidaritas Indonesia (PSI) hanya sebagai motivator. Hal itu ia ungkapkan merujuk pada kabar dirinya akan segera mengenakan jaket partai berlambang mawar tersebut dan diperkenalkan sebagai Dewan Pembina. Sosok yang disapa Jokowi itu mengatakan hal tersebut di kediamannya di Solo. “Ya, sebagai apa? Sebagai motivator,” jawab Jokowi singkat saat ditemui wartawan di kediamannya, Jalan Kutai Utara No. 01, Sumber, Solo, Jumat (19/6/2026). Jok

Jokowi Sebut Dirinya Hanya Sebagai Motivator di PSI

Peran 6 Tersangka dalam Pusaran Korupsi MBG, Terbaru Ada Glory Harimas Sihombing!

Tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) bertambah. Terbaru, Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) resmi menetapkan Glory Harimas Sihombing sebagai tersangka keenam. Glory merupakan Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review (IFSR), lembaga independen yang berfokus pada isu ketahanan pangan nasional. Ia juga menjabat sebagai Koordinator Balai Dewan Pakar pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Selain

Peran 6 Tersangka dalam Pusaran Korupsi MBG, Terbaru Ada Glory Harimas Sihombing!

Rekam Jejak Karier Glory Harimas Sihombing, Alumnus ITB yang Kini Jadi Tersangka MBG

Sosok Glory Harimas Sihombing (GHS) mendadak menjadi sorotan setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkannya sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN) pada Kamis (18/6/2026) malam. Sebelum tersangkut perkara hukum ini, Glory diketahui memiliki rekam jejak karier profesional, aktivitas sosial, hingga kiprah politik yang cukup luas. Dilansir dari Linkedin, Glory Harimas Sihombing, ia merupakan lulusan Institut Tek

Rekam Jejak Karier Glory Harimas Sihombing, Alumnus ITB yang Kini Jadi Tersangka MBG

Konflik Agraria Tasikmalaya: Ketika TNI Masuk ke Lahan Petani atas Nama Ketahanan Pangan

Suasana di Desa Negaratengah dan Desa Karanglayung, Kecamatan Cineam dan Karangjaya, Kabupaten Tasikmalaya, mendadak tegang pada Kamis (18/6/2026). Kehadiran sejumlah aparat TNI di kawasan tersebut memicu protes keras dari organisasi masyarakat sipil. Pasalnya, wilayah lahan yang dimasuki pihak TNI di dua desa tersebut masih berstatus konflik agraria. Aparat TNI memasuki wilayah garapan untuk melakukan peninjauan lokasi (mapping) terkait rencana pembangunan infrastruktur militer dan ketahanan pa

Konflik Agraria Tasikmalaya: Ketika TNI Masuk ke Lahan Petani atas Nama Ketahanan Pangan

Frans Antony Ditangkap, Pengendali Keuangan Jaringan Narkoba Fredy Pratama Tumbang

Buronan kasus narkoba, Frans Antony, ditangkap dan dipulangkan ke Indonesia setelah berhasil diamankan di Malaysia. Frans adalah bendahara jaringan narkoba internasional yang dipimpin Fredy Pratama. Direktur Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI (Bareskrim Polri), Brigjen Eko Hadi Santoso, mengatakan Frans telah tiba di Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (19/6/2026). Setelah mendarat, tersangka langsung dibawa menuju Bareskrim Polri untuk menjalani proses hu

Frans Antony Ditangkap, Pengendali Keuangan Jaringan Narkoba Fredy Pratama Tumbang

Menakar Sikap Politik PDIP: Oposisi, Penyeimbang atau Over Kalkulasi?

Gelombang demonstrasi mahasiswa terjadi berturut-turut dalam beberapa hari terakhir. Tuntutannya beragam, mulai dari penghentian atau evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), protes kenaikan harga BBM, hingga kritik terhadap tata kelola pemerintahan yang dinilai kurang transparan. Di tengah keriuhan ini, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terlihat semakin menunjukkan sikap yang sebelumnya masih ambigu. Partai berlambang banteng ini semakin vokal mengkritik tata kelola pemerintahan

Menakar Sikap Politik PDIP: Oposisi, Penyeimbang atau Over Kalkulasi?