Potensi Karhutla Meningkat, Orang Rimba Dilibatkan di Tengah Lemahnya Antisipasi
Sebanyak 15 anggota masyarakat adat orang rimba atau suku anak dalam (SAD) dari Kabupaten Batang Hari dan Sarolangun dilibatkan dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Jambi. "Mereka dipilih karena hidup berdekatan dan bersinggungan langsung dengan lahan kehutanan yang sangat rentan terhadap kebakaran, terlebih di tengah ancaman perubahan iklim yang semakin meningkatkan potensi terjadinya Karhutla," kata Kabid Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Jambi Ismael melalui keterangan














