AFU.id

Indeks Berita

Abaikan Peringatan Dini TII, KPK Baru Temukan Celah Korupsi Usai Anggaran MBG Terlanjur Tembus Rp171 Triliun

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru merilis peringatan serius terkait delapan celah korupsi dalam program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG). Lembaga antirasuah Indonesia ini baru menyampaikan pernyataan sikap pada Jumat lalu, (17/4/2026). Peringatan tersebut muncul ke publik usai alokasi anggaran program melonjak drastis hingga menembus angka Rp171 triliun. Padahal, Transparency International Indonesia (TII) telah membunyikan alarm risiko sistemik tersebut sejak pertengahan tahun 2025 lal

3 media, Cenderung kanan
Abaikan Peringatan Dini TII, KPK Baru Temukan Celah Korupsi Usai Anggaran MBG Terlanjur Tembus Rp171 Triliun

Ironi Pelecehan Digital di FH UI dan Ancaman Pidana UU TPKS

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengambil langkah proaktif guna mengintervensi kasus dugaan Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) yang mengguncang Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI). Langkah tersebut hadir di tengah sorotan tajam publik terhadap 16 mahasiswa FH UI yang justru diduga menjadi aktor intelektual di balik pelecehan seksual berbasis digital. LPSK menggunakan mandat Pasal 29 Ayat 2 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 2014 tentang Perlindungan Saksi dan Korban untu

4 media, Cenderung kiri
Ironi Pelecehan Digital di FH UI dan Ancaman Pidana UU TPKS

MK Kandaskan Gugatan Delpedro Karena Tidak Lazim, Pengamat Sebut Hakim Keliru

Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK RI) tidak dapat menerima gugatan uji materi Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Yang mana, materi gugatan tersebut mengenai pasal penghasutan dan berita bohong yang diajukan oleh Direktur Eksekutif Lokataru, yakni Delpedro Marhaen. Putusan penolakan pada Kamis, (16/4/2026) ini secara kebetulan dijatuhkan bertepatan dengan hari sidang vonis Delpedro Marhaen di pengadilan negeri atas kasus serupa. “Amar p

3 media, Cenderung kiri
MK Kandaskan Gugatan Delpedro Karena Tidak Lazim, Pengamat Sebut Hakim Keliru

Kiamat Biodiversitas Ancam Ciliwung

Kiamat Biodiversitas alias keanekaragaman hayati kini tengah mengancam Sungai Ciliwung. Sejumlah 187 spesies ikan yang pernah mendiami sungai sungai sepanjang 120 km yang bersumber di Gunung Pangrango, Jawa Barat, dan bermuara di Teluk Jakarta ini, terancam musnah akibat berbagai pencemaran dan kerusakan yang terjadi. Ancaman ini diperparah dengan terjadinya ledakan populasi ikan sapu-sapu ( Pterygoplichthys pardalis ), yang semakin mendominasi perairan Ciliwung. Kehadiran ikan yang termasuk spe

Kiamat Biodiversitas Ancam Ciliwung

Kedutaan Rusia Sentil KompasTV Gegara Berita “Diskon Minyak Rusia”

Kedutaan Rusia untuk Indonesia menyebut artikel KompasTV berjudul “Tak Ada Diskon Minyak untuk Indonesia, Dubes Rusia Sebut Harga Bisa Jadi Lebih Tinggi” keluar dari konteks informasi yang disampaikan. Dalam unggahan X resmi Kedutaan Rusia untuk Indonesia @RusEmbJakarta, Sabtu (18/4/2026) mengatakan bahwa judul dan isi artikel tidak dapat disebut sebagai pernyataan resmi dari Kedutaan Rusia di Indonesia. “Struktur artikel dan kutipan yang diberikan di dalamnya diputarbalikkan dan tidak sesuai de

Kedutaan Rusia Sentil KompasTV Gegara Berita “Diskon Minyak Rusia”

Selat Hormuz Kembali Dibuka, Target Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen Tetap Tanda Tanya

Iran akhirnya mengumumkan pembukaan kembali jalur pelayaran Selat Hormuz, seiring tercapainya gencatan senjata di Lebanon. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, secara resmi mengumumkan pembukaan penuh lalu lintas komersial dan perkapalan di Selat Hormuz platform media sosial X. Abbas menyatakan, jalur tersebut akan terbuka sepenuhnya selama sisa waktu gencatan senjata di Lebanon. “Sejalan dengan gencatan senjata di Lebanon, jalur pelayaran bagi semua kapal komersial melalui Selat Hormuz din

Selat Hormuz Kembali Dibuka, Target Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen Tetap Tanda Tanya

Gus Yahya: Demi NU Saya Abaikan Adik Saya

Ketua Umum Yahya Cholil Staquf akhirnya buka suara soal isu lama yang terus berulang: tudingan kedekatan politik dalam proses terpilihnya ia di Muktamar NU. Dalam podcast Akbar Faizal Uncensored, Gus Yahya menepis anggapan bahwa dirinya didorong kekuasaan, termasuk oleh Joko Widodo. Ia mengaku, sebelum muktamar berlangsung, justru hampir tak pernah berinteraksi dengan Jokowi dalam konteks politik NU. “Saya tidak tahu bagaimana Pak Jokowi dianggap berada di belakang saya,” ujarnya lugas. Alih-ali

Gus Yahya: Demi NU Saya Abaikan Adik Saya

Gus Yahya: NU Tak Boleh Terus Dikonsolidasikan ke Politik Kekuasaan

Percakapan panjang di kanal Akbar Faizal Uncensored membuka satu simpul lama yang jarang dibedah terang-terangan: hubungan antara kekuasaan dan Nahdlatul Ulama. Di hadapan Akbar Faizal, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf—akrab disapa Gus Yahya—bicara lugas: manfaat politik dari kader NU selama ini tak pernah benar-benar terukur. Diskusi bermula dari pengalaman politik praktis—bagaimana NU kerap menjadi variabel penting dalam pemenangan kekuasaan. Namun, di titik itu pula muncul pertanyaan krusi

Gus Yahya: NU Tak Boleh Terus Dikonsolidasikan ke Politik Kekuasaan

NU Bukan Partai: Gus Yahya Tegaskan Batas Politik di AFU

Percakapan politik kembali menemukan titik refleksinya dalam episode terbaru Akbar Faizal Uncensored. Menghadirkan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf, diskusi mengalir dari sejarah hingga arah masa depan organisasi keagamaan terbesar di Indonesia—dan satu hal ditegaskan: NU bukan partai politik. Di hadapan Akbar Faizal, Gus Yahya mengakui persepsi publik yang kerap menempatkan Nahdlatul Ulama dalam orbit politik. Ia tak menampik, sejarah panjang dan dinamika nasional membuat NU selalu dilihat s

NU Bukan Partai: Gus Yahya Tegaskan Batas Politik di AFU

Gus Yahya: NU Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Imajinasi Indonesia

Percakapan politik di kanal Akbar Faizal Uncensored menghadirkan sudut pandang berbeda tentang kekuatan sosial-keagamaan terbesar di Indonesia. Ketua Umum Nahdlatul Ulama, Yahya Cholil Staquf, membuka lapisan dalam tentang bagaimana NU tumbuh—bukan sekadar sebagai organisasi, tetapi sebagai realitas kultural yang hidup di tengah masyarakat. Dalam dialog bersama Akbar Faizal, Gus Yahya mengakui bahwa NU tidak memiliki sistem keanggotaan formal yang terdaftar. Namun, kekuatannya justru tercermin d

Gus Yahya: NU Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Imajinasi Indonesia