AFU.id

Indeks Berita

Kepergok Bakar Lahan saat Darurat Karhutla, Buruh Tani di Kotim Jadi Tersangka

Seorang buruh tani berinisial EP ditetapkan sebagai tersangka setelah kepergok membakar lahan saat Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, berstatus tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan. Api dari pembakaran tersebut menghanguskan lahan sekitar satu hektare dan merambat hingga ke pekarangan rumah warga. Pria berusia 37 tahun itu diamankan berdasarkan laporan masyarakat. Kasus tersebut terungkap setelah polisi menerima laporan aktivitas pembakaran lahan di Jalan Muhammad Hatta Gang R

Kepergok Bakar Lahan saat Darurat Karhutla, Buruh Tani di Kotim Jadi Tersangka

Update Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2, Basarnas: Seluruhnya Sudah Teridentifikasi, Tak Ada Penumpang yang Hilang

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memastikan tidak ada dua penumpang KM Mutiara Sentosa 2 yang masih berstatus hilang seperti informasi yang sempat beredar. Basarnas menegaskan jumlah penumpang kapal yang menjadi dasar operasi pencarian sebanyak 233 orang. Dengan seluruh penumpang telah teridentifikasi, operasi pencarian tidak lagi difokuskan untuk mencari korban yang dinyatakan hilang. Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengatakan, seluruh data operasi mengacu

Update Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2, Basarnas: Seluruhnya Sudah Teridentifikasi, Tak Ada Penumpang yang Hilang

Jaringan Fredy Pratama Kirim 32 Kg Sabu ke Banjarmasin, Dua Kurir Disergap di Hotel

Polisi menggagalkan pengiriman 32 kilogram sabu yang diduga berasal dari jaringan narkotika internasional Fredy Pratama menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Dua orang pembawa barang tersebut disergap saat berada di halaman sebuah hotel. Puluhan paket sabu ditemukan di dalam tas besar dengan kemasan menyerupai teh China. Kedua tersangka berinisial KA, warga Surabaya, dan RN, warga Bandar Lampung. Mereka ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Selatan pada 17 Juli 2026. Polisi seb

Jaringan Fredy Pratama Kirim 32 Kg Sabu ke Banjarmasin, Dua Kurir Disergap di Hotel

Demo 50 Ribu Buruh ke DPR Ditunda, Koalisi Singgung Kerusuhan Agustus dan Kelompok Penyusup

Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) menunda aksi unjuk rasa yang sedianya digelar di depan Gedung DPR RI, Senayan, pada 10 Agustus 2026. Sekitar 50 ribu buruh dijadwalkan turun ke jalan untuk mendesak DPR mempercepat pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan. Penundaan dilakukan setelah koalisi menilai adanya potensi penyusupan oleh kelompok yang dapat memanfaatkan aksi tersebut. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengata

Demo 50 Ribu Buruh ke DPR Ditunda, Koalisi Singgung Kerusuhan Agustus dan Kelompok Penyusup

Suruh Siswi Berjilbab Pindah ke Madrasah, Kepsek Tana Toraja Dicopot

Kepala SMP Negeri 2 Bonggakaradeng, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, dicopot dari jabatannya setelah diduga berulang kali melarang siswi muslim memakai jilbab. Naomi juga dijatuhi hukuman penurunan pangkat dan terancam dipindahkan ke sekolah lain. Sanksi ditetapkan setelah pemerintah daerah memeriksa laporan serta meminta keterangan pihak-pihak terkait. Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeg mengatakan keputusan pemberian sanksi telah diteken pada Senin (03/08/26). Keputusan itu dibuat berdasa

Suruh Siswi Berjilbab Pindah ke Madrasah, Kepsek Tana Toraja Dicopot

Utang Whoosh Bikin WIKA Tertekan, Bagaimana Danantara Menyelamatkannya?

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menanggung beban keuangan dari keterlibatannya dalam proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh. Danantara Indonesia menyatakan tengah mencari solusi terkait pembayaran cicilan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) kepada China Development Bank (CDB). WIKA tergabung dalam konsorsium PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI), perusahaan patungan empat BUMN yang menjadi pemegang saham mayoritas PT KCIC. Dalam PSBI, WIKA memiliki 33,36 persen saham,

Utang Whoosh Bikin WIKA Tertekan, Bagaimana Danantara Menyelamatkannya?

Kejagung Geledah 4 Perusahaan Milik Don Ritto Terkait Dugaan TPPU Kasus Febrie

Kejaksaan Agung (Kejagung) menggeledah empat perusahaan yang disebut milik tersangka Don Ritto dalam penyidikan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berkaitan dengan perkara mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Febrie Adriansyah. Empat perusahaan tersebut berada di Jakarta Selatan, yakni PT HI, PT PIS, PT KPE, dan PT SME. Penggeledahan dilakukan tim penyidik Kejagung pada Senin lalu. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna membenarkan

Kejagung Geledah 4 Perusahaan Milik Don Ritto Terkait Dugaan TPPU Kasus Febrie

Tiga Kali Jadi Kurir Narkoba, Kopilot Malaysia Dibayar Rp219 Juta pada Pengiriman Terakhir

Kopilot Malaysia Airlines Mohd Saufi bin Othman mengaku telah tiga kali menyelundupkan narkotika ke Indonesia. Dalam pengiriman terakhir, pria berusia 39 tahun itu dijanjikan bayaran 50 ribu ringgit Malaysia atau sekitar Rp219 juta oleh seorang bandar narkoba. Polisi kini mendalami jaringan yang memerintahkannya serta kemungkinan jumlah penyelundupan lebih banyak. “Lima puluh ribu ringgit, sementara itu. Itu untuk kasus yang ketiga,” kata Kasubdit 2 Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Pol

Tiga Kali Jadi Kurir Narkoba, Kopilot Malaysia Dibayar Rp219 Juta pada Pengiriman Terakhir

Empat Perusahaan Don Ritto yang Diduga Jadi Tempat Cuci Uang Febrie

Kejaksaan Agung mengungkap empat perusahaan milik Don Ritto diduga digunakan sebagai tempat pencucian uang dalam perkara mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah. Keempat perusahaan tersebut telah digeledah Tim Penyidik Kejaksaan Agung pada Senin (03/08/26). Penyidik kini menelusuri aliran dana dan aset yang diduga berkaitan dengan para tersangka. “Perusahaannya DR yang diduga dijadikan tempat money laundering -nya, TPPU-nya,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejak

Empat Perusahaan Don Ritto yang Diduga Jadi Tempat Cuci Uang Febrie

Israel Terus Gempur Gaza, Tolak Tarik Pasukan Meski Hamas Setujui Pelucutan dan Gencatan Senjata

Israel menolak menarik pasukannya dari Jalur Gaza meski Hamas dikabarkan telah menyetujui skema pelucutan senjata yang dimediasi Amerika Serikat (AS). Pemerintah Israel menegaskan penarikan pasukan hanya akan dilakukan setelah seluruh persenjataan Hamas benar-benar diserahkan. Di tengah kebuntuan tersebut, militer Israel terus melancarkan serangan ke Jalur Gaza yang menewaskan 26 warga Palestina. Juru bicara Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Doron Spielman, mengatakan Israel tela

Israel Terus Gempur Gaza, Tolak Tarik Pasukan Meski Hamas Setujui Pelucutan dan Gencatan Senjata