AFU.id

Indeks Berita

Karhutla Berulang, Pemerintah Hidupkan Lagi Desk yang Sempat Dibubarkan

Pemerintah menghidupkan kembali Desk Koordinasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan menjelang musim kemarau 2026. Desk itu sebelumnya sempat dibubarkan pada September 2025 setelah situasi karhutla dinilai terkendali. Reaktivasi desk dilakukan melalui Peraturan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Nomor 60 Tahun 2026. Pemerintah menyebut langkah ini diperlukan karena risiko karhutla kembali meningkat seiring potensi El Nino 2026-2027. Kepala Biro Humas dan Data Informasi Kementeri

Karhutla Berulang, Pemerintah Hidupkan Lagi Desk yang Sempat Dibubarkan

SPMB 2026 Dibanjiri Ribuan Aduan, Siswa Tak Mampu Tersandung Data Desil

Sebanyak 1.294 aduan masyarakat tercatat masuk selama pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di wilayah Jakarta Selatan. Keluhan paling banyak berkaitan dengan kendala teknis pendaftaran dan persoalan data kesejahteraan atau desil yang menentukan akses ke jalur afirmasi. Posko SPMB Jakarta Selatan Wilayah II di SMAN 70 menjadi salah satu titik layanan yang menerima laporan masyarakat selama proses penerimaan murid baru berlangsung. Hingga tahap lapor diri, layanan tersebut terus m

SPMB 2026 Dibanjiri Ribuan Aduan, Siswa Tak Mampu Tersandung Data Desil

Kejagung Ungkap Glory Harimas Jual Titik Dapur SPPG Rp100 Juta per Lokasi

Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review, Glory Harimas Sihombing (GHS), diduga menjual titik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kepada calon mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan harga sekitar Rp100 juta per lokasi. Praktik ini terungkap dalam konferensi pers Kejaksaan Agung (Kejagung) di Gedung Jampidsus, Jakarta, Kamis (18/6/2026) malam. Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menjelaskan harga tersebut tidak bersifat tetap dan bisa berubah seir

Kejagung Ungkap Glory Harimas Jual Titik Dapur SPPG Rp100 Juta per Lokasi

Puluhan Ribu Calon Pengelola Koperasi Desa dan Kampung Nelayan Ikut Latsarmil Komcad

Sebanyak 35.476 calon pengelola Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) mengikuti pelatihan dasar militer Komponen Cadangan atau Komcad. Kementerian Pertahanan menyebut, pelatihan tersebut diberikan untuk membentuk kedisiplinan, kepemimpinan, kerja sama, hingga etos kerja para calon pengelola sebelum mereka menjalankan tugas di lapangan. Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan, peserta

Puluhan Ribu Calon Pengelola Koperasi Desa dan Kampung Nelayan Ikut Latsarmil Komcad

76 Sekolah Dicoret dari Prioritas MBG, Anggaran Dialihkan ke 3T dan Kelompok Rentan

Badan Gizi Nasional (BGN) mulai menyisir penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai tidak lagi membutuhkan intervensi pemerintah. Hasil pendataan sementara, BGN menemukan 76 sekolah di Pulau Jawa dengan puluhan ribu siswa yang masuk kategori mampu. Sekolah-sekolah itu tidak lagi menjadi prioritas penerima manfaat MBG. Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan, total siswa dari sekolah tersebut mencapai 39.352 orang. Anggaran yang sebelumnya dialokasikan untuk mereka akan dialih

76 Sekolah Dicoret dari Prioritas MBG, Anggaran Dialihkan ke 3T dan Kelompok Rentan

Dibeli Rp1 Triliun Lalu Mangkrak, Motor Listrik MBG Bakal Dihibahkan untuk Guru Honorer

Ribuan motor listrik pengadaan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum juga jelas distribusinya. Kendaraan yang dibeli dengan nilai sekitar Rp1 triliun itu kini justru diusulkan untuk dihibahkan kepada guru honorer di daerah. Usulan tersebut muncul setelah ribuan motor listrik itu mangkrak di gudang penyedia dan masuk dalam penyidikan dugaan korupsi tata kelola MBG. Kejaksaan Agung telah menyegel sekitar 17.600 unit motor listrik yang masih tersimpan

Dibeli Rp1 Triliun Lalu Mangkrak, Motor Listrik MBG Bakal Dihibahkan untuk Guru Honorer

Profil Pontjo Sutowo dan Akhir Sengketa Hotel Sultan, Dari Warisan Ibnu Sutowo ke Eksekusi Negara

Nama Pontjo Sutowo kembali menjadi sorotan setelah Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mengeksekusi pengosongan Hotel Sultan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2026). Pontjo dikenal sebagai bos PT Indobuildco, perusahaan yang selama ini mengelola Hotel Sultan. Namanya melekat dalam sengketa panjang hotel tersebut karena PT Indobuildco merupakan perusahaan yang didirikan ayahnya, Ibnu Sutowo, mantan bos minyak sekaligus tokoh militer pada masa Orde Baru. Eksekusi

Profil Pontjo Sutowo dan Akhir Sengketa Hotel Sultan, Dari Warisan Ibnu Sutowo ke Eksekusi Negara

PDIP Ingin Jadi Partai Penyeimbang di Luar Pemerintah, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan?

Klaim PDI Perjuangan (PDIP) sebagai partai penyeimbang di luar pemerintahan kembali menjadi sorotan. Partai Golkar menghormati posisi politik tersebut, namun mempertanyakan praktik penyeimbang yang selama ini dijalankan PDIP. Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengatakan, pilihan politik PDIP sepenuhnya menjadi hak partai berlambang banteng itu. Ia menyebut Golkar tidak dalam posisi memaksa PDIP menyatakan diri sebagai oposisi atau bergabung dengan pemerintahan. “Terserah PDIP sa

PDIP Ingin Jadi Partai Penyeimbang di Luar Pemerintah, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan?

Meksiko Kunci Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026, Korea Selatan Tumbang 0-1

Tim nasional Meksiko memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Korea Selatan dengan skor tipis 1-0 pada laga kedua Grup A di Stadion Akron, Guadalajara, Jumat (19/6/2026). Kemenangan itu membuat Meksiko mengoleksi enam poin dari dua pertandingan dan menjadi tim pertama yang memastikan tiket ke fase gugur. Pertandingan berlangsung terbuka sejak menit awal dengan kedua tim langsung bermain agresif. Korea Selatan mengandalkan kecepatan Son Heung-min dan Lee Kang-in,

Meksiko Kunci Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026, Korea Selatan Tumbang 0-1

Nelayan Pantura Tolak Rencana Mega Proyek Giant Sea Wall: "Jangan Jual Nama Rakyat Demi Kepentingan Pemodal!"

Rencana ambisius pemerintah untuk membangun Tanggul Laut Raksasa (Giant Sea Wall/GSW) sepanjang 535 kilometer dari Banten hingga Gresik dengan anggaran fantastis mencapai US$80 miliar atau sekitar Rp1.200 triliun mendapat penolakan keras dari para nelayan dan masyarakat sipil. Aliansi Rakyat Miskin Semarang Demak (ARMSD), sebuah jaringan warga dan nelayan tradisional yang mendiami pesisir Pantura Jawa Tengah, menilai proyek mercusuar ini bukan solusi sejati, melainkan ancaman baru yang berisiko

Nelayan Pantura Tolak Rencana Mega Proyek Giant Sea Wall: "Jangan Jual Nama Rakyat Demi Kepentingan Pemodal!"