AFU.id

Indeks Berita

Aturan Baru Selat Hormuz: Ketentuan Transit Dikirim via Email

Iran memberlakukan aturan baru terkait izin melintas di kawasan Selat Hormuz. Dalam aturan baru tersebut, kapal yang akan melewati Selat Hormuz akan menerima email dari alamat yang terkait dengan Otoritas Selat Teluk Persia (PGSA) yang memberitahukan mereka tentang peraturan transit. Aturan baru ini diberlakukan, di tengah kebuntuan negosiasi dengan Amerika Serikat (AS) terkait jalur perairan strategis tersebut, menurut laporan Press TV milik pemerintah Teheran pada Selasa (5/5/2026). "Setelah m

Aturan Baru Selat Hormuz: Ketentuan Transit Dikirim via Email

Ekonomi Tumbuh 5,61% pada Triwulan I 2026, Tapi Rupiah Tertekan dan Cadangan Devisa Tergerus Tajam

Ekonomi Indonesia mengalalami pertumbuhan sebesar 5,61% secara year on year (Y-on-Y) pada triwulan I tahun 2026. Ketua Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Mukhamad Misbakhun, menyampaikan bahwa statistik tersebut sangat positif di tengah ketidakpastian global. Pencapaian tersebut menunjukkan akselerasi yang signifikan ketimbang periode yang sama pada tahun 2025 lalu. Yang mana, pertumbuhan ekonomi Indonesia kala itu berada di angka 4,87%. Mukhamad Misbakhun menilai, an

13 media, Cenderung netral
Ekonomi Tumbuh 5,61% pada Triwulan I 2026, Tapi Rupiah Tertekan dan Cadangan Devisa Tergerus Tajam

Biaya Penyakit Katastropik Capai 25%, BPJS Kesehatan Fokus Tekan Beban JKN

Penyakit katastropik kini menjadi tantangan serius bagi stabilitas anggaran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Hal tersebut setelah Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mencatat adanya tren kenaikan. Penyakit berbiaya tinggi seperti jantung, kanker, dan stroke menjadi penyumbang utama pembengkakan biaya layanan kesehatan. Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah IX, Asyraf Mursalina, menyampaikan bahwa fenomena tersebut berdampak signifikan terhadap beban finansial sistem kese

Biaya Penyakit Katastropik Capai 25%, BPJS Kesehatan Fokus Tekan Beban JKN

Gegara Dapur MBG, Papua Tengah Terancam Inflasi Ekstrem

Ancaman defisit pasokan bahan pangan ekstrem hingga lonjakan inflasi kini membayangi wilayah Provinsi Papua Tengah. Hal tersebut gegara implikasi langsung dari masifnya operasional program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). “Sudah mulai terjadi kelangkaan,” cemas Koordinator Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Papua Tengah, Nalen Situmorang di Nabire, Selasa (5/5/2026). Ironi krisis suplai tersebut berbenturan langsung dengan manuver percepatan gizi pemerintah yang baru memulihkan 28

Gegara Dapur MBG, Papua Tengah Terancam Inflasi Ekstrem

Kasus Korupsi PHL, Eks Direktur PDAM Bengkulu Dituntut Bayar Uang Ganti Rugi Rp11,6 Miliar

Kasus dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Hidayah Kota Bengkulu menyeret eks Direktur Samsu Bahari. Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi (JPU Kejati) Bengkulu menuntut Samsu Bahari dengan hukuman delapan tahun penjara. JPU membacakan tuntutannya dalam persidangan kasus dugaan korupsi pengelolaan Pegawai Harian Lepas (PHL) di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Bengkulu, Selasa (5/5/2026). Selain hukuman penjara, Samsu Bahari wajib

Kasus Korupsi PHL, Eks Direktur PDAM Bengkulu Dituntut Bayar Uang Ganti Rugi Rp11,6 Miliar

Gara-Gara Laporan 3.000 Halaman, Aturan Institusi Polri Terancam Direvisi

Ancaman perombakan struktural dan revisi Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kini berada di ujung tanduk. Hal tersebut menyusul langkah Istana Kepresidenan yang secara resmi menerima dokumen cetak biru ( blueprint ) percepatan reformasi institusi penegak hukum tersebut. “Akan ada implikasi perubahan,” ungkap Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Republik Indonesia (Kumham Imipas RI), Yusril

Gara-Gara Laporan 3.000 Halaman, Aturan Institusi Polri Terancam Direvisi

Indonesia Darurat Pelecehan, Institusi Tak Boleh Jadi Ruang Aman bagi Pelaku

Kasus tindak pidana pelecehan kini menjadi salah satu pekerjaan rumah (PR) besar bagi Pemerintah Republik Indonesia (RI). Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pun menginginkan percepatan implementasi Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) di berbagai institusi pendidikan dan tempat kerja. Mereka menilai langkah tersebut sangat mendesak lantaran Indonesia sedang berada dalam kondisi darurat pelecehan seksual akibat maraknya kasus yang terjadi sec

Indonesia Darurat Pelecehan, Institusi Tak Boleh Jadi Ruang Aman bagi Pelaku

Buntut 53 Balita Disiksa di Daycare, Aturan Pengawasan Anak Bakal Dirombak

Ancaman kekerasan brutal di fasilitas penitipan anak ( daycare ) kini memicu urgensi perombakan total. Salah satunya terhadap sistem dan payung hukum perlindungan anak di bawah umur di Indonesia. Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Sari Yuliati, sangat mendukung langkah perbaikan tersebut. “Agar tidak ada lagi peristiwa-peristiwa,” ungkapnya di Jakarta, Selasa (5/5/2026). Aksi kejahatan tersebut mendorong lembaga legislatif untuk secara analitis mengkaji wacana revis

Buntut 53 Balita Disiksa di Daycare, Aturan Pengawasan Anak Bakal Dirombak

Cegah Keracunan Massal, BRIN Desak Standarisasi Ketat Fasilitas MBG

Peneliti Pusat Riset Kesehatan Masyarakat dan Gizi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Dede Anwar Musadad, menekankan pentingnya pengawasan maksimal pada titik-titik krusial dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dede Anwar Musadad menyampaikan, pengawalan ketat sangat vital untuk memastikan program prioritas nasional tersebut tak memicu masalah kesehatan ke depannya. “Program MBG merupakan program prioritas nasional, sehingga pelaksanaannya perlu dikawal agar tidak menimbulkan masalah k

Cegah Keracunan Massal, BRIN Desak Standarisasi Ketat Fasilitas MBG

Prabowo Subianto Tunjuk Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH, Bernakah Murni Karena Intervensi Politik?

Ancaman kerusakan ekologi akibat masifnya operasi industri ekstraktif kini semakin nyata membayangi kelestarian alam Indonesia. Salah satu penyebab utamanya adalah kuatnya pusaran intervensi politik penguasa dalam penentuan arah kebijakan lingkungan hidup. Di sisi lain, penunjukkan Mohammad Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia (LH/BPLH RI) oleh Presiden Prabowo Subianto justru memicu kontradiksi tajam. Terutama antara klaim komitm

Prabowo Subianto Tunjuk Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH, Bernakah Murni Karena Intervensi Politik?