AFU.id

Indeks Berita

Menunda Kepunahan Kayu Ramin di Tengah Kepungan Sawit, Tambang, dan Eksploitasi Ekonomi oleh Negara

Pohon ramin ( Gonystylus bancanus ), permata hijau endemik rawa gambut Kalimantan dan Sumatera, kini berada di titik nadir kelestariannya. Di tengah statusnya yang telah dikategorikan sebagai spesies Sangat Terancam Punah ( Critically Endangered ) oleh IUCN, ramin justru menghadapi ancaman eksistensial ganda, legalisasi eksploitasi melalui kuota negara serta alih fungsi lahan masif akibat program komoditas, energi, dan pertambangan. Untuk diketahui, kayu ramin memiliki kualitas yang sangat mewah

Menunda Kepunahan Kayu Ramin di Tengah Kepungan Sawit, Tambang, dan Eksploitasi Ekonomi oleh Negara

Diduga Cabuli Anak SLB, Penjaga Sekolah Ditangkap di Jember

Seorang pria berinisial ST (57), penjaga sekolah di Kabupaten Muaro Jambi, ditangkap setelah diduga melakukan pencabulan terhadap siswi sekolah luar biasa yang masih berusia 16 tahun. ST diamankan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, setelah sempat melarikan diri dari Jambi. Polisi kini masih memeriksa pria tersebut secara intensif. “Sudah diamankan, sedang kita periksa di Polres,” kata Kasat Reskrim Polres Muaro Jambi Iptu M Nizar, Senin, (29/6/2026). Kasus tersebut terungkap setelah pihak keluarga

Diduga Cabuli Anak SLB, Penjaga Sekolah Ditangkap di Jember

Disamarkan dalam Kopi Aceh, 195 Cartridge Vape Diduga Berisi Etomidate Disita di Serang

Direktorat Reserse Narkoba Polda Banten menggagalkan pengiriman 195 cartridge rokok elektronik atau vape yang diduga berisi narkotika jenis etomidate di Kota Serang. Barang bukti tersebut disamarkan dalam kemasan kopi Aceh dengan nilai diperkirakan hampir Rp1 miliar. Direktur Reserse Narkoba Polda Banten Kombes Pol Wiwin Setiawan mengatakan pengungkapan kasus itu berawal dari informasi mengenai paket mencurigakan yang dikirim dari Medan, Sumatera Utara, menuju Kecamatan Walantaka, Kota Serang. P

Disamarkan dalam Kopi Aceh, 195 Cartridge Vape Diduga Berisi Etomidate Disita di Serang

Ayah Setubuhi Anak Kandung Hingga Hamil, Ditangkap Polda Jatim

Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Jawa Timur menangkap pria berinisial ST (47), warga Surabaya, atas dugaan kekerasan seksual terhadap anak kandungnya. Korban yang masih di bawah umur diketahui tengah hamil empat bulan. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Jawa Timur Kombes Pol Ganis Setyaningrum mengatakan dugaan perbuatan itu berlangsung berulang sejak 2025 hingga April 2026 di rumah korban di Kecamatan Sukolilo, Surabaya. “Kekerasan seksual dilakukan oleh seorang ay

Ayah Setubuhi Anak Kandung Hingga Hamil, Ditangkap Polda Jatim

Sidang Khariq Anhar Kembali Ditunda, Pemeriksaan Saksi Diundur Pekan Depan

Sidang perkara dugaan manipulasi informasi elektronik dengan terdakwa Khariq Anhar kembali tertunda untuk kedua kalinya. Penundaan terjadi karena Ketua Majelis Hakim Arlen Veronika masih menjalani cuti duka setelah ibunya meninggal dunia. Agenda pemeriksaan saksi dijadwalkan ulang pada Senin pekan depan. "Sedianya hari ini adalah acaranya mendengarkan keterangan saksi yang meringankan dari terdakwa. Namun, karena sampai hari ini Ketua Majelis masih cuti karena kedukaan, persidangan tidak bisa di

Sidang Khariq Anhar Kembali Ditunda, Pemeriksaan Saksi Diundur Pekan Depan

Uji Coba Rudal Korut Picu Polemik, Korsel Bantah Kecolongan Deteksi

Kritik terhadap militer Korea Selatan menguat setelah uji coba rudal terbaru Korea Utara baru diumumkan beberapa hari kemudian. Pemerintah Korea Selatan membantah adanya kegagalan deteksi dan menegaskan seluruh peluncuran telah dipantau bersama Amerika Serikat secara real time . Polemik muncul setelah Korea Utara pekan lalu menguji sistem peluncur roket ganda baru beserta sejumlah persenjataan utama lain yang diawasi langsung oleh pemimpin Kim Jong Un. Namun, militer Korea Selatan tidak langsung

Uji Coba Rudal Korut Picu Polemik, Korsel Bantah Kecolongan Deteksi

Pakistan Bombardir Afghanistan, 36 Warga Sipil Tewas dan 163 Orang Terluka

Konflik di perbatasan Pakistan dan Afghanistan kembali memanas setelah militer Pakistan melancarkan serangkaian serangan udara ke wilayah timur Afghanistan. Pemerintah Afghanistan, yang dikuasai kelompok Taliban, mengklaim sedikitnya 36 warga sipil tewas dan 163 lainnya terluka, sementara Pakistan menyebut operasi tersebut ditujukan untuk memburu kelompok militan yang bertanggung jawab atas serangan mematikan di Karachi. Taliban menyatakan serangan menghantam tiga provinsi di Afghanistan timur,

Pakistan Bombardir Afghanistan, 36 Warga Sipil Tewas dan 163 Orang Terluka

Rekomendasi Ombudsman: Latsarmil Bisa Disetop Sementara Jika Evaluasi Tak Ditindaklanjuti

Ombudsman Republik Indonesia (RI) membuka kemungkinan melakukan investigasi atas prakarsa sendiri atau own-motion investigation terhadap penyelenggaraan Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP), menyusul meninggalnya lima peserta program tersebut. Anggota Ombudsman RI, Maneger Nasution mengatakan, sebagai lembaga pengawas pelayanan publik, pihaknya akan mencermati dan mengawasi jalannya program Latsarmil. Investigasi mandiri akan ditempu

Rekomendasi Ombudsman: Latsarmil Bisa Disetop Sementara Jika Evaluasi Tak Ditindaklanjuti

Evaluasi Saja Tak Cukup, Pigai Tegaskan Kematian 5 Peserta Latsarmil Harus Diusut Tuntas

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI, Natalius Pigai mendesak agar kasus meninggalnya lima calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) saat mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) dalam Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) diusut tuntas. Pigai menegaskan kematian tersebut tidak boleh dibiarkan begitu saja, dan menyebut evaluasi terhadap program pelatihan tidak akan menghentikan proses pencarian keadilan bagi para korban. Pigai menilai setiap nyawa yang hilang

Evaluasi Saja Tak Cukup, Pigai Tegaskan Kematian 5 Peserta Latsarmil Harus Diusut Tuntas

Klaim Ditekan Saat Suap Pejabat Bea Cukai, Jaksa: Tak Sesuai Fakta Persidangan

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah dalih tekanan yang disampaikan terdakwa John Field sebagai alasan menyuap sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Jaksa menilai alasan tersebut tidak sejalan dengan fakta yang terungkap sepanjang persidangan. Sebelumnya, John Field mengaku menyuap pejabat Bea dan Cukai karena mendapat tekanan agar perusahaannya tetap dapat beroperasi. Hal tersebut ia sampaikan dalam nota pembelaan atau pleidoi di Pengadilan

Klaim Ditekan Saat Suap Pejabat Bea Cukai, Jaksa: Tak Sesuai Fakta Persidangan