AFU.id

Indeks Berita

Beredar Foto AI Pelaku Penyiraman Air Keras, Tim Advokasi Minta Polisi Lacak Akun Penyebar Pertama

Tim Advokasi untuk Demokrasi menduga penyebaran foto rekayasa kecerdasan buatan (AI) yang menampilkan sosok terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus sengaja didalangi oleh jaringan pelaku itu sendiri untuk mengecoh kepolisian. "Kami duga ini adalah upaya dari jaringan dan pelaku itu sendiri untuk mengaburkan informasi," ujar perwakilan Tim Advokasi untuk Demokrasi Rangga Julio di Jakarta, Senin, 16 Maret 2026. Rangga merujuk pada temuan Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Ray

Beredar Foto AI Pelaku Penyiraman Air Keras, Tim Advokasi Minta Polisi Lacak Akun Penyebar Pertama

Kasus Andrie Yunus, Komisi XIII DPR Minta LPSK Berikan Perlindungan Darurat

Komisi XIII DPR RI mendesak Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk segera memberikan perlindungan darurat kepada Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Langkah ini dinilai mendesak setelah Andrie menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal pada Kamis malam pekan lalu. Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi PKB, Mafirion, menyatakan bahwa serangan fisik terhadap pembela hak asasi manusia merupakan ancaman serius bagi keberlangsungan demokrasi di Indonesia. Ia memint

Kasus Andrie Yunus, Komisi XIII DPR Minta LPSK Berikan Perlindungan Darurat

Kasus Ijon Proyek, KPK Sita Rp1 Miliar dari Rumah Kadis PUPR Rejang Lebong

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai senilai Rp1 miliar dan sejumlah dokumen dalam serangkaian penggeledahan terkait kasus dugaan suap ijon proyek di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu. Penggeledahan secara maraton tersebut berlangsung selama tiga hari berturut-turut, mulai Jumat, 13 Maret hingga Minggu, 15 Maret 2026. "Dalam lanjutan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi suap ijon proyek di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, penyidik melakukan serangkaian kegiatan peng

Kasus Ijon Proyek, KPK Sita Rp1 Miliar dari Rumah Kadis PUPR Rejang Lebong

Sajikan Kelapa Utuh untuk Penerima MBG, 9 SPPG Gresik Kena Suspend Badan Gizi Nasional

Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional sembilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Tindakan tegas ini diambil buntut dari penyajian kelapa utuh dalam menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah suspensi tersebut didasari atas kelalaian pengelola SPPG yang dinilai mengabaikan pedoman operasional baku. Kebijakan ini sekaligus merespons polemik serupa yang sebelumnya sempat menyita perhatian publik di berbagai daerah. "Pemberian kelapa

Sajikan Kelapa Utuh untuk Penerima MBG, 9 SPPG Gresik Kena Suspend Badan Gizi Nasional

Antisipasi Prabowo Jika Krisis BBM, WFA atau Kurangi Hari Kerja

Pemerintah mulai menimbang skenario penghematan energi jika gejolak global benar-benar menjalar ke dapur ekonomi nasional. Presiden Prabowo Subianto meminta jajaran Kabinet Merah Putih mengkaji opsi kerja dari rumah hingga pengurangan hari kerja sebagai langkah antisipasi bila krisis bahan bakar minyak (BBM) terjadi. Arahan itu disampaikan Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jumat (13/3/2026). Ia mengingatkan bahwa dinamika geopolitik di kawasan Eropa dan Timur Tengah berpot

Antisipasi Prabowo Jika Krisis BBM, WFA atau Kurangi Hari Kerja

Connie Bakrie Ingatkan Bahaya “Mission Creep”: Indonesia Jangan Terseret Agenda Perang Global

Konflik Timur Tengah kerap terasa seperti drama geopolitik yang jauh dari Jakarta. Namun dalam perbincangan panjang di podcast Akbar Faizal Uncensored, analis militer dan pertahanan Connie Rahakundini Bakrie justru mengajukan pertanyaan yang lebih mendasar: apakah Indonesia sedang berdiri di tepi keterlibatan yang lebih dalam dalam konflik global? Percakapan dengan jurnalis senior Akbar Faizal itu tidak sekadar membahas perang Israel–Palestina yang kini melibatkan dinamika Iran dan Amerika Serik

Connie Bakrie Ingatkan Bahaya “Mission Creep”: Indonesia Jangan Terseret Agenda Perang Global

“Board of Peace atau NATO Mini?” Connie Bakrie Peringatkan Risiko Indonesia Terseret Perang

Narasi konflik Timur Tengah sering terdengar jauh dari Jakarta. Tetapi dalam diskusi panjang di podcast Akbar Faizal Uncensored, analis militer dan pertahanan Connie R. Bakrie justru menaruh tanda tanya besar: apakah Indonesia sedang berdiri di ambang keterlibatan yang lebih dalam dalam konflik global? Percakapan itu bermula dari benang merah lama—konflik Israel dan Palestina yang kemudian menyeret Iran dan Amerika Serikat. Namun bagi Connie, persoalan yang lebih mengusik justru bukan sekadar ge

“Board of Peace atau NATO Mini?” Connie Bakrie Peringatkan Risiko Indonesia Terseret Perang

Connie Bakri: Dunia Bergerak Bukan Cuma Sentimen Solidaritas, Tapi Juga Kalkulasi Kepentingan

Langit percakapan di kanal Akbar Faizal Uncensored mendadak terasa tegang ketika analis militer Connie Rahakundini Bakrie mulai menimbang langkah Indonesia dalam skema internasional yang disebut BOP —forum yang disebut-sebut berkaitan dengan upaya perdamaian di kawasan konflik Timur Tengah. Di sana, diskusi tidak sekadar soal angka Rp17 triliun yang sempat menjadi perdebatan publik. Pemerintah, kata Connie, sudah memberi penjelasan setelah pertemuan Presiden dengan para pemimpin agama: dana itu

Connie Bakri: Dunia Bergerak Bukan Cuma Sentimen Solidaritas, Tapi Juga Kalkulasi Kepentingan

Connie Bakrie: Saya Dukung Prabowo, Tapi Saya Tolak Board of Peace

Program podcast Akbar Faizal Uncensored kembali menghadirkan diskusi geopolitik yang hangat. Dalam episode terbaru, host Akbar Faizal berbincang dengan analis militer dan pertahanan Connie Rahakundini Bakrie mengenai dinamika geopolitik global serta keputusan Indonesia yang disebut-sebut bergabung dalam inisiatif internasional bernama Board of Peace (BOP). Percakapan keduanya tidak hanya menyinggung konflik global di Timur Tengah, tetapi juga mempertanyakan implikasi strategis bagi Indonesia jik

Connie Bakrie: Saya Dukung Prabowo, Tapi Saya Tolak Board of Peace

Prabowo Ancam Menteri Laporan ABS, Rocky Gerung: Presiden Tahu Data Ekonomi Dimanipulasi

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras kepada jajaran menterinya agar tidak main-main dalam bekerja dan berhenti memberikan laporan dengan mentalitas "Asal Bapak Senang" (ABS). Peringatan ini diduga dipicu oleh temuan Kepala Negara terkait adanya manipulasi data statistik nasional yang tidak mencerminkan realitas di masyarakat. Pengamat politik Rocky Gerung menilai, kemarahan Presiden menunjukkan bahwa ia telah menerima informasi alternatif yang lebih akurat. M

Prabowo Ancam Menteri Laporan ABS, Rocky Gerung: Presiden Tahu Data Ekonomi Dimanipulasi