AFU.id

Indeks Berita

Kebutuhan Daycare Tinggi, Tapi 66% Pengasuh Dibiarkan Tanpa Sertifikasi

Tingginya ketergantungan masyarakat terhadap tempat penitipan anak ( daycare ) tak berbanding lurus dengan perlindungan hukum yang negara berikan. Data terbaru Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (PPPA RI) menyingkap fakta pahit. Sekitar 44% daycare di Indonesia masih beroperasi secara ilegal, tanpa izin dan pengawasan yang jelas. Menteri PPPA RI, Arifah Fauzi, mengakui adanya kesenjangan masif antara kebutuhan dan kualitas layanan. Tercatat, 75% keluarga

5 media, Cenderung netral
Kebutuhan Daycare Tinggi, Tapi 66% Pengasuh Dibiarkan Tanpa Sertifikasi

Disindir Kanselir Jerman, Trump Kaji Pengurangan Pasukan AS di Jerman

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pihaknya tengah mempertimbangkan pengurangan pasukan di Jerman menyusul kritik Kanselir Friedrich Merz terhadap operasi AS di Iran. Trump melalui platform Truth Social menyatakan keputusan terkait kemungkinan pengurangan pasukan tersebut akan ditentukan dalam waktu dekat. Sebelumnya, saat berbicara dengan mahasiswa di negara bagian North Rhine-Westphalia, Senin, (27/4/2026), Merz mengatakan negara-negara Barat telah meremehkan Iran dalam konf

Disindir Kanselir Jerman, Trump Kaji Pengurangan Pasukan AS di Jerman

Wajib Halal Berlaku, Akses Bahan Baku Halal Masih Terbatas

Direktur Utama Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM), Muti Arintawati menegaskan pentingnya penguatan rantai pasok halal dari hulu, khususnya sejak dari toko bahan baku bersertifikat halal, demi membangun ekosistem halal yang utuh. “Wujud nyata komitmen kami untuk terus mendampingi usaha mikro kecil menengah (UMKM) sebagai tulang punggung ekonomi nasional. Karena bagi kami pemberdayaan UMK bukan hanya soal menampilkan sumber sertifikat halal, tetapi membekali para pelaku u

Wajib Halal Berlaku, Akses Bahan Baku Halal Masih Terbatas

Vonis Eks Presiden Korea Selatan Diperberat, Terbukti Halangi Penyidikan

Pengadilan Tinggi Seoul memperberat hukuman mantan Presiden Yoon Suk Yeol dari lima menjadi tujuh tahun penjara terkait tuduhan menghalangi proses hukum dan perkara lain yang berkaitan dengan penerapan darurat militer. Putusan tersebut dibacakan dalam sidang yang disiarkan secara langsung, Rabu, dengan pengadilan menyatakan Yoon bersalah karena menghalangi penyidik yang hendak menahannya pada Januari 2025 terkait kebijakan darurat militer pada bulan sebelumnya, menurut laporan Yonhap News Agency

Vonis Eks Presiden Korea Selatan Diperberat, Terbukti Halangi Penyidikan

Potensi Wisata Budaya Besar, Pemanfaatan Ekonomi Belum Maksimal

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan bahwa kekayaan budaya Indonesia yang sangat besar bisa menjadi potensi penggerak sektor pariwisata berbasis budaya. Fadli Zon dalam keterangan yang dikonfirmasi dari Jakarta, Kamis, (30/4/26) mengatakan potensi wisata budaya Indonesia itu mulai dari keberadaan lukisan purba tertua di dunia yang berusia sekitar 67.800 tahun di Pulau Muna, hingga berbagai cagar budaya dan living heritage yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Ia mengatakan bahwa kekayaa

Potensi Wisata Budaya Besar, Pemanfaatan Ekonomi Belum Maksimal

Kedaulatan Udara Tak Bisa Ditawar, Akses Pesawat Militer Asing Harus Berizin

Akademisi hubungan internasional Prof. Connie Rahakundini Bakrie menegaskan tidak ada hak lintas damai otomatis bagi pesawat militer asing sehingga setiap akses harus melalui izin eksplisit dari negara berdaulat. "Kedaulatan udara merupakan prinsip fundamental dalam hukum internasional yang tidak dapat ditawar, terutama di tengah pembahasan kerja sama akses militer asing oleh Kementerian Pertahanan (Kemenhan)," ucap Prof. Connie dalam diskusi publik di Jakarta, Rabu, seperti dikutip dari keteran

Kedaulatan Udara Tak Bisa Ditawar, Akses Pesawat Militer Asing Harus Berizin

Terlalu Lama Menatap Layar HP, Perkembangan Sensorik dan Motorik Anak Terhambat

Dokter spesialis anak subspesialis neurologi anak lulusan Universitas Indonesia dr. R R Amanda Soebadi, Sp.A(K), M.Med (ClinNeurophysiol) mengatakan bahwa bermain gawai secara berlebihan dapat menghambat proses sinapsis pada otak anak. "Jadi pada tiga tahun pertama kehidupan Itu adalah periode pesat perkembangan otak, dan itu yang banyak berkembang adalah sinapsis. Sinapsis itu adalah sambungan-sambungan, koneksi-koneksi antar sel otak," kata Amanda saat diwawancarai secara eksklusif oleh ANTARA

Terlalu Lama Menatap Layar HP, Perkembangan Sensorik dan Motorik Anak Terhambat

Inovasi Diklaim Jadi Motor Ekonomi, Peringkat Indonesia Justru Turun

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria menegaskan bahwa penguatan ekosistem riset dan inovasi merupakan pendorong utama pertumbuhan ekonomi nasional. Arif dalam keterangan di Jakarta, Kamis, (30/4/26) menyatakan kemajuan ekonomi suatu negara tidak terlepas dari kekuatan riset, inovasi, dan kualitas sumber daya manusia. Di tengah perubahan global yang dinamis, inovasi menjadi faktor penentu daya saing bangsa. "Inovasi menjadi lokomotif baru pembangunan ekonomi. Karena itu, pen

Inovasi Diklaim Jadi Motor Ekonomi, Peringkat Indonesia Justru Turun

Kasus Penganiayaan Balita 18 Bulan, Daycare di Aceh Ditutup Permanen

Pemerintah Kota Banda Aceh resmi menyegel dan menutup permanen tempat penitipan anak Daycare Baby Preneur di Desa Lamgugob Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh pascaterjadinya kasus dugaan penganiayaan balita berusia 18 bulan. "Kita hari ini melakukan penyegelan secara permanen karena sudah terbukti ada kesalahan. Kami pastikan tempat daycare ini tidak diberikan izin kembali," kata Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, di Banda Aceh, Rabu. Penyegelan tersebut dilakukan langsung oleh

Kasus Penganiayaan Balita 18 Bulan, Daycare di Aceh Ditutup Permanen

Niat Menghibur Bisa Jadi Beban, Empati Tak Tepat Lukai Orang Berduka

Psikolog Klinis Indah Sundari Jayanti, M.Psi., Psikolog menyampaikan cara yang bisa dilakukan untuk menunjukkan empati sebagai upaya memberikan bantuan kepada pihak yang tengah berduka. Menurut psikolog lulusan Universitas Padjajaran itu, saat akan berempati penting untuk memahami kondisi mereka yang apa dibutuhkan guna menjadi tepat sasaran dalam membantunya. “Kalau misalnya memang dia sedang tidak ingin diganggu, tapi kita datang terus menemani, menghibur istilahnya, tujuannya baik, nggak sala

Niat Menghibur Bisa Jadi Beban, Empati Tak Tepat Lukai Orang Berduka