AFU.id

Indeks Berita

Komnas HAM: Perlu Perpres yang Tetapkan Paradigma Pemulihan Korban jadi Pemangku Hak

Program pemulihan hak korban pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat dinilai memerlukan dasar hukum yang lebih kuat melalui Peraturan Presiden (Perpres). Perpres yang dimaksud yakni menetapkan paradigma baru untuk mengatur pemulihan korban ditujukan untuk mendudukkan korban sebagai pemangku hak, bukan sekadar penerima bantuan pemerintah. Saat ini, upaya pemulihan hak korban mengalami ketidakpastian hukum karena hanya diatur melalui Instruksi Presiden. Desakan tersebut dikemukakan oleh Anggota

Komnas HAM: Perlu Perpres yang Tetapkan Paradigma Pemulihan Korban jadi Pemangku Hak

Licik, Manipulatif dan Nir Empati, Taufik Diduga Seorang Serial Abuser, Menjebak, Menyiksa Korban dan Mengelabui Masyarakat Sekitar

Penangkapan Taufik Hidayat (30) di Majalaya oleh tim gabungan Polda Jawa Barat pada Selasa (23/06/2026) tidak hanya mengakhiri pelarian si penyiksa pacar selama 3 tahun itu. Penangkapan Taufik juga membuka kenyataan yang lebih menyeramkan bahwa kemungkinan besar taufi adalah seorang serial abuser alias penyiksa berantai. Di ketahui, YTR (29) bukanlah korban pertama pria yang berprofesi sebagai debt collector tersebut. Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Hendra Rochmawan mengatakan pihaknya mengi

Licik, Manipulatif dan Nir Empati, Taufik Diduga Seorang Serial Abuser, Menjebak, Menyiksa Korban dan Mengelabui Masyarakat Sekitar

IHSG Menguat Pasca Keputusan MSCI, Tapi Ancaman Downgrade Masih Mengintai

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Rabu (24/6/2026), menyusul pengumuman MSCI yang mempertahankan status pasar modal Indonesia di kategori Emerging Market. Namun penguatan tersebut masih dibayangi ancaman penurunan status ke Frontier Market apabila reformasi pasar modal tidak menunjukkan kemajuan memadai hingga evaluasi November 2026. IHSG pada pukul 09.00 WIB dibuka di level 6.128,27, naik 26,94 poin atau menguat 0,44 persen. Selang beberapa menit setelah pasar b

IHSG Menguat Pasca Keputusan MSCI, Tapi Ancaman Downgrade Masih Mengintai

Usai Ditangkap, Taufik Hidayat Mengaku Aniaya Korban dalam Pengaruh Alkohol

Kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap perempuan berinisial YTR (29) di Bandung memasuki babak baru setelah polisi menangkap tersangka utama, Taufik Hidayat. Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengakui seluruh perbuatannya dan menyebut tindak kekerasan itu dilakukan saat berada di bawah pengaruh alkohol. Kapolda Jawa Barat, Irjen Rudi Setiawan, mengatakan pengakuan tersebut disampaikan langsung oleh tersangka kepada penyidik. “Semua yang dia lakukan dia mengakui. Dia juga menyatakan menyesal

Usai Ditangkap, Taufik Hidayat Mengaku Aniaya Korban dalam Pengaruh Alkohol

Gaji Guru Jauh dari Layak, DPR Usulkan Batas Minimal Rp5 Juta

Wacana peningkatan kesejahteraan guru kembali mengemuka setelah Presiden Prabowo Subianto menyinggung kebocoran anggaran negara sebagai salah satu penyebab gaji guru masih kecil. Di tengah sorotan tersebut, Komisi X DPR menilai guru seharusnya menerima gaji minimal Rp5 juta per bulan agar kesejahteraannya lebih layak. Anggota Komisi X DPR, Lalu Hadrian, mengatakan angka tersebut merupakan hasil perhitungan yang telah dibahas di parlemen. “Kami sudah menghitung di Komisi X, minimal Rp5 juta itu a

Gaji Guru Jauh dari Layak, DPR Usulkan Batas Minimal Rp5 Juta

Prabowo Sebut Ekspor Palsu Bikin Gaji Guru Sulit Naik

Presiden Prabowo Subianto menyebut gaji guru dan pegawai negeri sulit meningkat karena kebocoran kekayaan negara dari dugaan manipulasi laporan ekspor. Prabowo mengklaim negara kehilangan Rp15 ribu triliun selama 34 tahun. Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menutup Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama 2026 di Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026). “Kita telah rugi 908 miliar dolar selama 34 tahun atau Rp15 ribu triliun,” kata Prabowo. Prabowo menyebut angk

Prabowo Sebut Ekspor Palsu Bikin Gaji Guru Sulit Naik

Dua Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, Kemenhan Evaluasi Seleksi Kesehatan

Kementerian Pertahanan mengevaluasi pelaksanaan latihan dasar kemiliteran Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia setelah dua peserta meninggal dunia saat mengikuti pendidikan calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih. Dua peserta tersebut adalah Anisa Muyassaroh yang mengikuti pendidikan di Satdik Dodikjur Rindam VI/Mulawarman, Balikpapan, dan Yonanda Muhammad Taufiq di Satdik Puslatpur Kodiklatad, Baturaja. Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekr

Dua Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, Kemenhan Evaluasi Seleksi Kesehatan

Ribuan Warga Positif Tuberkulosis, Batam Perluas Skrining hingga Lapas dan Rutan

Upaya pemberantasan tuberkulosis (TB) di Kota Batam terus diperluas hingga menjangkau lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan). Langkah ini dilakukan untuk mempercepat deteksi kasus sekaligus mencegah penularan di kelompok yang rentan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam memastikan seluruh warga binaan pemasyarakatan (WBP) menjalani skrining TB secara rutin. Selain pemeriksaan berkala, pemerintah juga menjamin ketersediaan pengobatan bagi warga binaan yang terdiagnosis TB. Kepala

Ribuan Warga Positif Tuberkulosis, Batam Perluas Skrining hingga Lapas dan Rutan

Ketua BEM FH UBK Dinonaktifkan Usai Akui Terima Rp20 Juta

Universitas Bung Karno menonaktifkan Ketua BEM Fakultas Hukum Muhammad Abdimaludin setelah mengakui menerima uang Rp20 juta terkait rencana pemindahan titik demonstrasi mahasiswa dari kawasan Istana Kepresidenan ke Gedung DPR RI. Wakil Rektor III UBK Daniel Panda mengatakan Abdimaludin membuat pengakuan resmi kepada pihak kampus. Penonaktifan berlaku sampai investigasi internal selesai. “Dia sudah membuat pengakuan secara resmi kepada pihak universitas bahwa dirinya menerima uang sebesar Rp20 ju

Ketua BEM FH UBK Dinonaktifkan Usai Akui Terima Rp20 Juta

Prabowo: Saya Tahu Pihak yang Bayar Demonstrasi

Presiden Prabowo Subianto mengaku mengetahui pihak yang membiayai demonstrasi di sejumlah daerah. Ia juga memperingatkan pihak-pihak yang disebutnya melakukan korupsi dan tidak menyukai pemerintahannya. “Saya tahu siapa yang bayar-bayar demo, saya tahu itu,” kata Prabowo saat menghadiri Puncak Pekan Nasional Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026). Prabowo menyebut sebagian peserta demonstrasi tidak memahami tuntutan aksi yang mereka ikuti. Ia mengaku mendapat informasi bahwa ada

Prabowo: Saya Tahu Pihak yang Bayar Demonstrasi