AFU.id

Indeks Berita

Bareskrim Polri Desak Pembentukan Basis Data Terpadu Berantas Mafia Lingkungan

Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menegaskan, kolaborasi antaraparat penegak hukum (APH) merupakan kunci utama untuk menjerat jaringan mafia lingkungan. Ego sektoral dinilai masih menjadi hambatan terbesar dalam menuntaskan kasus perusakan alam di Indonesia. Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Mohammad Irhamni, menyatakan sudah saatnya Kepolisian, Kejaksaan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan kementerian terkait meleburkan batasan birokrasi unt

Bareskrim Polri Desak Pembentukan Basis Data Terpadu Berantas Mafia Lingkungan

IESR: Kepastian Regulasi Jadi Penentu Percepatan Investasi Energi Surya

Institute for Essential Services Reform (IESR) menilai kepastian arah kebijakan pemerintah menjadi faktor penentu utama untuk mempercepat investasi energi surya di Indonesia. Keputusan investor dinilai tidak hanya bergantung pada besarnya potensi alam, melainkan juga pada kejelasan regulasi, kelayakan proyek (bankable), risiko yang terukur, serta tingkat pengembalian modal yang kompetitif. Chief Executive Officer (CEO) IESR, Fabby Tumiwa, menjelaskan, kepastian kebijakan tersebut harus diwujudka

IESR: Kepastian Regulasi Jadi Penentu Percepatan Investasi Energi Surya

FH UGM Kecam Intimidasi Terhadap Dosen Nabiyla Risfa Izzati, Siapkan Pendampingan Hukum

Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) secara resmi mengeluarkan pernyataan sikap tertulis untuk merespons tindakan intimidasi dan pengekangan kebebasan berpendapat yang dialami oleh salah satu staf pengajarnya, Nabiyla Risfa Izzati, Ph.D. Dalam surat pernyataan yang ditandatangani oleh Dekan FH UGM Dahliana Hasan per tanggal 17 Juli 2026, pihak dekanat mengecam keras segala upaya pembungkaman dan ancaman yang dinilai telah mencederai kebebasan akademik. "Tindakan tersebut bukan hanya m

FH UGM Kecam Intimidasi Terhadap Dosen Nabiyla Risfa Izzati, Siapkan Pendampingan Hukum

Anak Hotman Paris, Frank Alexander Kecewa Ayahnya Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus

Frank Alexander, anak dari pengacara kondang Hotman Paris Hutapea, meluapkan kekecewaannya di media sosial terkait keputusan ayahnya menjadi kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Frank menilai tindakan pembelaan hukum terhadap masyarakat kecil yang selama ini dilakukan ayahnya hanya digunakan sebagai instrumen pemasaran. "Orang miskin itu cuman dijadiin senjata marketing aja. He never really care, he

Anak Hotman Paris, Frank Alexander Kecewa Ayahnya Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus

Bantah Isu Suruh Warga Belanja Rp1 Juta di Kopdes, Pigai: Jangan Percaya Sumber Tak Jelas

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai membantah narasi yang menyebut dirinya meminta masyarakat berbelanja Rp1 juta setiap bulan di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Isu yang sempat ramai beredar di media sosial itu dipastikan tidak benar, bahkan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah menetapkannya sebagai hoaks. Pigai menyampaikan klarifikasi tersebut melalui keterangan tertulis pada Sabtu (18/7/2026). Ia menegaskan tidak pernah mengeluarkan pernyataan yang mengim

Bantah Isu Suruh Warga Belanja Rp1 Juta di Kopdes, Pigai: Jangan Percaya Sumber Tak Jelas

Nusron Wahid: Kepastian Hukum Tanah Jadi Kunci Ketahanan Pangan

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menegaskan bahwa kepastian hukum hak atas tanah merupakan faktor utama dalam mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional. "Bagi kami, ketahanan pangan tidak dapat dipisahkan dari kepastian hukum atas tanah," kata Nusron Wahid dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (18/7/2026). Selain memberikan kepastian hukum, Nusron menjelaskan bahwa Kementerian ATR/BPN turut mendukung program ketahanan pangan melalui penat

Nusron Wahid: Kepastian Hukum Tanah Jadi Kunci Ketahanan Pangan

Head to Head Argentina vs Spanyol: Final Ideal dengan Rekor 6 Kemenangan untuk La Furia Roja dan Albiceleste

Argentina dan Spanyol akan saling berhadapan pada final Piala Dunia 2026 di New York New Jersey Stadium, Amerika Serikat, Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB. Kedua tim sama-sama datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah melewati laga semifinal yang tidak mudah untuk memperebutkan trofi juara dunia. Argentina melangkah ke partai puncak usai menyingkirkan Inggris dalam pertandingan sengit. Sementara itu, Spanyol memastikan tiket final setelah tampil impresif dan mengalahkan Prancis. Pertemuan i

Head to Head Argentina vs Spanyol: Final Ideal dengan Rekor 6 Kemenangan untuk La Furia Roja dan Albiceleste

Kemendag Sanksi Broker Properti Tanpa Sertifikat Mulai Oktober 2026

Kementerian Perdagangan (Kemendag) menegaskan akan mulai menjatuhkan sanksi bagi broker properti yang belum memiliki sertifikasi kompetensi. Sanksi berupa teguran tersebut akan diberlakukan setelah masa sosialisasi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 33 Tahun 2025 berakhir pada Oktober 2026. Direktur Perdagangan Melalui Sistem Elektronik dan Perdagangan Jasa Kemendag, Dwinanto Rumpoko, menjelaskan bahwa kewajiban sertifikasi ini bertujuan untuk memberikan legalitas resmi sekaligus pe

Kemendag Sanksi Broker Properti Tanpa Sertifikat Mulai Oktober 2026

Messi vs Lamine Yamal di Final Piala Dunia, Berawal dari Foto Ikonik 2007

Lionel Messi mengenang momen pertemuan pertamanya dengan Lamine Yamal menjelang duel Argentina melawan Spanyol pada final Piala Dunia 2026. Kapten Argentina itu mengaku tak menyangka bayi yang pernah digendong dan dimandikannya dalam sebuah sesi foto amal pada 2007 kini akan menjadi lawannya di partai puncak turnamen sepak bola terbesar di dunia. Messi mengatakan foto yang kembali viral dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu kebetulan paling luar biasa dalam perjalanan hidupnya. Menuru

Messi vs Lamine Yamal di Final Piala Dunia, Berawal dari Foto Ikonik 2007

Progres Baru Setengah Jalan, Korban Gempa Sigi Masih Menanti Tempat Pengungsian

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah, mengajukan pembangunan 249 hunian sementara (huntara) bagi masyarakat korban bencana gempa bumi di wilayah Nokilalaki dan Palolo. Pengajuan ini tengah dalam proses penyelesaian bertahap, dengan sebagian huntara sudah mulai dikerjakan sementara sisanya masih menunggu persetujuan pemerintah pusat. Wakil Bupati (Wabup) Sigi, Samuel Yansen Pongi, memastikan proses ini terus dikebut demi mempercepat pemulihan warga terdampak. Wabup Samuel mengungka

Progres Baru Setengah Jalan, Korban Gempa Sigi Masih Menanti Tempat Pengungsian