AFU.id

Indeks Berita

Illegal Fishing Masih Rawan, KKP RI Bangun 10 Kapal Pengawas dan Perluas Dermaga Batam

Illegal fishing masih menjadi ancaman serius terhadap keberlanjutan sumber daya kelautan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 711 Laut Natuna Utara. Tingginya kerawanan di kawasan ini mendorong penguatan armada patroli dan infrastruktur pengawasan guna meningkatkan efektivitas penegakan hukum di laut. Upaya ini juga menjadi bagian dari strategi memberantas praktik Illegal, Unreported, and Unregulated Fishing (IUUF) yang berpotensi merugikan negara. Melansir website

Illegal Fishing Masih Rawan, KKP RI Bangun 10 Kapal Pengawas dan Perluas Dermaga Batam

Pelaku Penembakan WN China dan Petugas Keamanan Ditangkap Tim Gabungan Kepolisian di Badung

Tim gabungan dari Polda Bali, Polres Badung, Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta, dan pihak Imigrasi berhasil meringkus H, seorang pria warga negara Indonesia (WNI) yang diduga kuat menjadi pelaku penembakan di Canggu, Kabupaten Badung. Insiden penembakan tersebut melukai seorang warga negara (WN) China dan seorang petugas keamanan (security). Penjabat Sementara Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, mengonfirmasi bahwa terduga pelaku ditangkap pada Sabtu (18/7/2026)

Pelaku Penembakan WN China dan Petugas Keamanan Ditangkap Tim Gabungan Kepolisian di Badung

Yusril: Pendidikan Etika Sejak Dini Kunci Utama Cegah Korupsi

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan bahwa penanaman pendidikan etika sejak usia dini merupakan kunci utama dalam membangun generasi berintegritas serta memberantas praktik korupsi di masa depan. Menurutnya, menciptakan negara yang bersih dari korupsi, manipulasi, dan suap memerlukan proses berkelanjutan yang tidak bisa instan. "Saya mengatakan mungkin perlu satu dua generasi untuk menanamkan persoalan ini," ujar Yusril saat meresm

Yusril: Pendidikan Etika Sejak Dini Kunci Utama Cegah Korupsi

B50 Pangkas Impor Solar, Pemerintah Target Bangun Hingga 50 Pabrik Bioetanol

Biodiesel 50% (B50) menjadi pijakan baru dalam penguatan kemandirian energi nasional karena menekan ketergantungan terhadap impor solar. Keberhasilan pengembangan bahan bakar berbasis minyak kelapa sawit itu juga membuka ruang percepatan transisi menuju pemanfaatan bioetanol sebagai energi alternatif. Pemerintah Republik Indonesia (RI) menilai langkah ini memperkuat ketahanan energi sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas di tengah ketidakpastian ekonomi global. Melansir presidenri.go.id ,

B50 Pangkas Impor Solar, Pemerintah Target Bangun Hingga 50 Pabrik Bioetanol

Polres Jakbar Tangkap Dua Pemasok 1,5 Ton Bahan Baku Laboratorium Narkoba Semarang

Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat meringkus dua pria berinisial MH dan VW yang diduga kuat menjadi pemasok bahan baku karisoprodol untuk laboratorium gelap (clandestine laboratory) di Mijen, Kota Semarang, Jawa Tengah. Kedua tersangka ditangkap di kawasan Metland Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur, pada Kamis (30/4). Wakasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Avrilendy, mengonfirmasi bahwa penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dari pembongkaran laboratorium narko

Polres Jakbar Tangkap Dua Pemasok 1,5 Ton Bahan Baku Laboratorium Narkoba Semarang

Diduga Akibat Sengketa Tanah untuk KDMP, Warga Dua Desa di Adonara Bentrok, Menteri HAM Minta Diselesaikan Secara Budaya

JAKARTA, AFU,ID - Konflik komunal yang dipicu oleh sengketa batas tanah ulayat kembali membara di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bentrokan berdarah yang memecah keheningan pada Sabtu (18/7/2026) pagi melibatkan warga Desa Narasaosina dan Dusun Bele di Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur. Konflik ini tidak hanya menyisakan trauma mendalam, tetapi juga menelan korban jiwa, luka-luka, serta hangusnya puluhan tempat tinggal warga. Bentrokan yang pecah di perbata

1 media, Cenderung netral
Diduga Akibat Sengketa Tanah untuk KDMP, Warga Dua Desa di Adonara  Bentrok, Menteri HAM Minta Diselesaikan Secara Budaya

Seret Nama Prabowo demi Bela Eks Jampidsus, Hotman Paris Kena Serangan Balik

Manuver hukum pengacara kondang Hotman Paris Hutapea dalam membela mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Eks Jampidsus) Febrie Adriansyah berbuntut panjang. Klaim Hotman yang membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto demi membentengi kliennya justru memicu 'serangan balik' dan kecaman keras dari sejumlah anggota parlemen di Senayan. Pihak DPR RI dan Partai Gerindra kompak menegaskan bahwa hukum tidak boleh diintervensi, sekalipun oleh narasi kedekatan politik. Mereka meminta Hot

1 media, Cenderung netral
Seret Nama Prabowo demi Bela Eks Jampidsus, Hotman Paris Kena Serangan Balik

Grup WhatsApp Diduga Lecehkan 26 Korban, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menonaktifkan enam mahasiswa program vokasi dari seluruh kegiatan kampus. Mereka diduga membuat percakapan tidak pantas mengenai sejumlah mahasiswi dan dosen dalam grup WhatsApp. Pemeriksaan sementara mencatat 26 korban, termasuk empat dosen. Unesa mengambil langkah tersebut untuk mendukung pemeriksaan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK). Ketua Satgas PPK Unesa Iman Pasu Marganda Hadiarto Purba menjelaskan status keenam mahasiswa itu.

Grup WhatsApp Diduga Lecehkan 26 Korban, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

Sudah Dimediasi, Sengketa Lahan Ulayat Kembali Pecah di Desa Adonara: Tiga Tewas, 20 Rumah Terbakar

Bentrokan antara warga Desa Narasaosina dan Desa Waiburak di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, menewaskan tiga orang. Insiden tersebut juga mengakibatkan 20 rumah terbakar. Polisi menyebut sengketa lahan ulayat yang telah berlangsung lama memicu bentrokan itu. Perselisihan kepemilikan lahan sebelumnya juga memicu bentrokan antara kedua desa pada Mei 2026. Kasi Humas Polres Flores Timur AKP Eliezer A. Kalelado menjelaskan perkembangan konflik setelah kejadian tersebut. “Awalnya masalah lahan

Sudah Dimediasi, Sengketa Lahan Ulayat Kembali Pecah di Desa Adonara: Tiga Tewas, 20 Rumah Terbakar

Ikatan Wartawan Hukum Tuntut Hotman Paris Minta Maaf, Imbas Ucapan “Lu Punya Otak Enggak?”

Ikatan Wartawan Hukum (Iwakum) menuntut Hotman Paris meminta maaf secara terbuka kepada wartawan dan komunitas pers Indonesia. Tuntutan itu muncul setelah Hotman melontarkan kalimat “lu punya otak enggak?” kepada seorang wartawan di Kejaksaan Agung. Iwakum juga meminta organisasi advokat memeriksa dugaan pelanggaran kode etik Hotman. Hotman melontarkan pernyataan tersebut dalam konferensi pers setelah mendampingi mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menjalani pemeriksaan sebagai te

Ikatan Wartawan Hukum Tuntut Hotman Paris Minta Maaf, Imbas Ucapan “Lu Punya Otak Enggak?”