AFU.id

Indeks Berita

Takut Serang Militer Iran, Trump: AS Tak Ingin Ulangi Kesalahan Lama

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan Washington sengaja menahan diri untuk tidak menargetkan militer Iran, dengan alasan bahwa perang-perang sebelumnya telah menunjukkan bahaya menghancurkan institusi dan angkatan bersenjata suatu negara. Trump mengatakan AS tidak akan mengganggu militer, meskipun melakukan serangan terhadap elemen-elemen lain dari kepemimpinan Iran. “Orang-orang akan terkejut mendengar itu, karena kesalahan telah terjadi dalam perang di mana Anda memusnahkan se

Takut Serang Militer Iran, Trump: AS Tak Ingin Ulangi Kesalahan Lama

Data Bermasalah, Hampir Separuh Penerima Bansos Tak Tepat Sasaran

Sekitar 45 persen penerima Program Keluarga Harapan (PKH) pada 2025 diduga tidak lagi memenuhi kriteria penerima bantuan sosial. Menyusul temuan itu, Kementerian Sosial mempercepat pembenahan data penerima manfaat melalui pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, mengatakan temuan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) menjadi salah satu alasan mendasar bagi pemerintah untuk mengonsolidasikan pendataan berbasis dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (

Data Bermasalah, Hampir Separuh Penerima Bansos Tak Tepat Sasaran

Patroli Polres Jakut, 8 Pria Terduga Pemakai Obat Terlarang Diringkus

Polres Metro Jakarta Utara menjaring delapan orang yang terindikasi menggunakan obat terlarang dalam Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dan razia stasioner pada Senin (1/6) dini hari. “Kami melakukan patroli dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif,” kata Kasubbagdalops Bagops Polres Metro Jakarta Utara Kompol M Syahroni di Jakarta, Senin Dia mengatakan dari hasil pemeriksaan di lapangan, petugas menemukan delapan orang laki-laki y

Patroli Polres Jakut, 8 Pria Terduga Pemakai Obat Terlarang Diringkus

Fuad Hasan Tidak Tersangka, KPK Justru Tahan Direktur Operasional Maktour Pekan Ini

Pemberantasan Korupsi (KPK) siap menahan dua tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024 dalam waktu dekat. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan dua tersangka yang akan ditahan ialah Direktur Operasional Maktour Ismail Adham dan mantan Ketua Umum Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri) Asrul Aziz Taba. “Dalam waktu dekat ya, ditunggu,” kata Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (1/5/2026). Menurut Asep, berdasarkan informasi dari

Fuad Hasan Tidak Tersangka, KPK Justru Tahan Direktur Operasional Maktour Pekan Ini

Per 1 Juni 2026, Pertamina Turunkan Harga BBM Nonsubsidi hingga Rp3000 per Liter

Patra Niaga melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi jenis diesel Pertamina Dex dan Dexlite, dan penyesuaian harga BBM Nonsubsidi jenis bensin Pertamax Turbo yang berlaku efektif mulai 1 Juni 2026. Penurunan harga BBM nonsubsidi di Pertamina itu hingga Rp3.000 per liter, namun untuk BBM Ron 98 atau Pertamax Turbo, justru naik menjadi Rp20.750 liter. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun mengatakan penyesuaian harga tersebut dilakukan secara berka

Per 1 Juni 2026, Pertamina Turunkan Harga BBM Nonsubsidi hingga Rp3000 per Liter

Imbas Geopolitik Global, Tren Wisata Kini Bergeser ke Regional Asia

Situasi geopolitik yang tidak terduga berdampak pada perubahan pola pengaturan rencana perjalanan bagi pelancong yang ingin tetap menjelajahi dunia namun dengan mempertimbangkan rasa aman. Ditulis laman Channel News Asia, Minggu (31/5) waktu setempat, pakar tren dan destinasi wisata Skyscanner yang berbasis di Singapura Brendan Walsh mengatakan dalam laporan Smarter Summer, mencatat 91 persen pelancong Singapura masih yakin untuk berpergian di musim panas, hanya 35 persen yang belum memesan tike

Imbas Geopolitik Global, Tren Wisata Kini Bergeser ke Regional Asia

Insiden Maut Payangan: Kakak Beradik Terseret Ombak, Satu Meninggal Dunia

Tim SAR gabungan menemukan satu korban wisatawan yang terseret ombak Pantai Seruni Payangan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, dalam kondisi meninggal dunia pada Senin. "Memasuki hari ketiga Operasi SAR terhadap dua orang yang terseret arus di Pantai Seruni Payangan, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, kami berhasil menemukan satu korban," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa dalam keterangan tertulis yang diterima di Jember. Menurutnya korban yang ditemukan ata

Insiden Maut Payangan: Kakak Beradik Terseret Ombak, Satu Meninggal Dunia

Antisipasi El Nino, Kementan Kebut Tanam Padi 750 Hektare

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengakselerasi gerakan tanam padi seluas 750 hektare di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, guna memperkuat produksi beras nasional sekaligus mengantisipasi dampak El Nino. "Gerakan ini sebagai upaya memperkuat produksi beras nasional dan menjaga momentum peningkatan luas tanam di salah satu lumbung pangan utama Indonesia," kata Wamentan dalam keterangannya di Jakarta, Senin. Sudaryono bersama Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencan

Antisipasi El Nino, Kementan Kebut Tanam Padi 750 Hektare

Polisi: Pemilik WO Marwah yang Rugikan 58 Calon Pengantin Ternyata Residivis

Polisi mengungkap bahwa pemilik wedding organizer (WO) Marwah berinisial ER yang diduga menipu puluhan calon pengantin merupakan residivis dalam kasus serupa yang pernah terjadi di wilayah Jawa Barat. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKP Bayu Kurniawan mengatakan fakta tersebut terungkap setelah penyidik melakukan pemeriksaan terhadap kedua tersangka yang merupakan pasangan suami istri sekaligus pengelola WO Marwah. "Dari hasil pemeriksaan kami, diketahui bahwa terhadap tersangka inisial

Polisi: Pemilik WO Marwah yang Rugikan 58 Calon Pengantin Ternyata Residivis

Modus Pasutri WO Jaktim: Dana Klien Ditilep untuk Biayai Resepsi Pasangan Lain

Polisi mengungkap motif di balik dugaan penipuan yang dilakukan pasangan suami istri pemilik penyelenggara pernikahan atau wedding organizer (WO) di Jakarta Timur (Jaktim) menerapkan praktik "gali lubang tutup lubang" dengan memanfaatkan uang dari klien baru. "Jadi, uang yang didapat dari klien lain itu digunakan untuk menyelenggarakan pesta pernikahan klien lainnya. Jadi, uang itu secara tidak langsung gali lubang tutup lubang," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKP Bayu Kurniawan d

Modus Pasutri WO Jaktim: Dana Klien Ditilep untuk Biayai Resepsi Pasangan Lain