JAKARTA, AFU.ID - Tim gabungan dari Polda Bali, Polres Badung, Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta, dan pihak Imigrasi berhasil meringkus H, seorang pria warga negara Indonesia (WNI) yang diduga kuat menjadi pelaku penembakan di Canggu, Kabupaten Badung. Insiden penembakan tersebut melukai seorang warga negara (WN) China dan seorang petugas keamanan (security).
Penjabat Sementara Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, mengonfirmasi bahwa terduga pelaku ditangkap pada Sabtu (18/7/2026) malam saat berada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.
"Terduga pelaku laki-laki WNI memang benar sudah ditangkap Sabtu malam oleh gabungan Ditreskrimum Polda Bali, Jatanras Satreskrim Polres Badung, Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta dan pihak Imigrasi di Bandara Soekarno-Hatta," kata Inastuti saat dikonfirmasi, Minggu (19/7/2026). Saat ini, H telah dibawa ke Polres Badung untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Peristiwa penembakan tersebut dilaporkan terjadi di The Shady Pig, Jalan Pantai Berawa, Canggu, Kuta Utara, Badung, pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 02.50 WITA. Dua orang menjadi korban dalam insiden ini, yakni seorang petugas keamanan berinisial I.M.Y.M. (32), warga Denpasar Utara, dan seorang WN China berinisial E.A. (25).
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kejadian bermula dari cekcok mulut antara pelaku H dengan korban WN China. Melihat keributan tersebut, petugas keamanan berusaha melerai dan berdiri melindungi WN China itu.
Seketika, pelaku langsung melepaskan tembakan. Peluru tersebut mengenai paha kiri petugas keamanan hingga tembus ke belakang, lalu proyektilnya mengenai paha kiri WN China yang sedang berdiri persis di belakangnya.
Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP), pihak kepolisian telah mengamankan sejumlah barang bukti penting, termasuk pakaian korban, sepatu, kaus kaki, kain berlumuran darah, serta satu proyektil berwarna kuning tembaga. Polisi juga telah memeriksa rekaman CCTV di lokasi kejadian, meminta keterangan saksi-saksi, memasang garis polisi, serta merujuk kedua korban ke rumah sakit untuk divisum.
Hingga saat ini, penyidik Polres Badung masih terus mendalami pemeriksaan terhadap pelaku guna mengungkap motif utuh di balik penembakan, asal-usul kepemilikan senjata api, serta mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain.
(ANT/MAR)