AFU.id

Konflik Agraria Tasikmalaya: Ketika TNI Masuk ke Lahan Petani atas Nama Ketahanan Pangan

Bagikan:

Penulis: Agung RiyadiReporter: M. Agung Riyadi

Ringkasan Berita

Konflik agraria pecah di Desa Negaratengah dan Desa Karanglayung, Tasikmalaya pada Kamis (18/6/2026) akibat peninjauan lokasi (mapping) oleh aparat TNI di lahan eks-HGU PT Wiria Cakra yang memicu penolakan dan rasa terintimidasi bagi petani lokal dari Serikat Petani Pasundan (SPP). Masyarakat menuntut lahan telantar sejak 2017 tersebut diredistribusikan melalui skema reforma agraria. Pemerintah justru memplot kawasan itu untuk pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (YTP) dan program swasembada pangan. Catatan KPA tahun 2025 menunjukkan lonjakan konflik agraria yang melibatkan sektor militer hingga 300 persen akibat kuatnya pendekatan keamanan dalam menangani sengketa tanah struktural di Indonesia

Konflik Agraria Tasikmalaya: Ketika TNI Masuk ke Lahan Petani atas Nama Ketahanan Pangan
Konflik agraria di kawasan perkebunan sawit (ANTARA)

Berita Terkait

Pilihan Redaksi