AFU.id

Target Dekarbonisasi 2030 Mendesak, KKP RI Kebut Pengembangan Carbon Capture Storage

Bagikan:

Penulis: Adriyan Adirizky RahmatReporter: Adriyan Adirizky R

Ringkasan Berita

Pengembangan carbon sapture storage (CCS) atau teknologi penangkapan karbon bawah laut dikebut demi menekan laju pemanasan global.Pasalnya, langkah kedaruratan itu sangat vital untuk menyelamatkan ekosistem perairan dari kerusakan iklim yang kian ekstrem.

Target Dekarbonisasi 2030 Mendesak, KKP RI Kebut Pengembangan Carbon Capture Storage
KKP RI menggelar sharing session penataan ruang laut sektor migas di Bali, Senin (8/6/2026). (Foto: KKP RI)

Regulasi Ketat Kawal Pengembangan Carbon Capture Storage

Dari sisi operasional korporasi, penerapan rekayasa geofisika secara presisi diklaim mampu meminimalkan dampak buruk dari peningkatan suhu air laut. Chief Geophysicist INPEX Masela, Anky Fatwa, menguraikan kontribusi nyata metode injeksi itu dalam melindungi ekosistem maritim dari ancaman keasaman.

Anky Fatwa memastikan, operasional perusahaan akan tunduk pada peta jalan dekarbonisasi demi menciptakan masyarakat rendah emisi. “Proyek Abadi LNG (Liquefied Natural Gas/Gas Alam Cair, red) berupaya mengurangi emisi CO2 dengan cara menyuntikkannya ke dasar laut. Langkah ini sejalan dengan target Indonesia untuk mencapai net-zero emisi karbondan rencana INPEX menuju masyarakat rendah karbon,” paparnya.

Guna memastikan aspek keamanan ekologis jangka panjang, kontraktor energi tersebut juga telah menyelesaikan rangkaian pengujian struktur geologi penyimpanan. Anky Fatwa menyebut, pihaknya aktif menggandeng Institut Teknologi Bandung (ITB) sejak 2022 hingga 2025.

Rangkaian proyek dekarbonisasi korporasi tersebut pada akhirnya wajib mematuhi kebijakan makro kementerian yang menekankan keberlanjutan ruang ekologi. Menteri KP RI, Sakti Wahyu Trenggono terus menegaskan komitmen kementeriannya untuk mendorong kesejahteraan masyarakat tanpa merusak ekosistem.

Meski begitu, akselerasi teknologi penangkapan karbon tersebut memang menawarkan angin segar bagi target emisi nol bersih nasional. Namun, efektivitas pengembangan carbon capture storage di lapangan akan sepenuhnya bergantung pada ketegasan pengawasan izin KKPRL agar tak mengorbankan ruang hidup nelayan lokal. (ADR)

Berita Terkait

Pilihan Redaksi