Dampak Pembangunan Waterfront City Marunda
Pelaksana Tugas Direktur Utama (Plt Dirut) PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN), Isran ikut berkomitmen. Ia memastikan, perusahaannya berjanji menjalankan rencana peningkatan kapasitas dengan memegang teguh prinsip keberlanjutan.
“Kami membuka ruang komunikasi seluas-luasnya dan membangun dialog yang terbuka. Juga melibatkan masyarakat dalam setiap proses pembahasan guna mencari solusi terbaik yang saling menguntungkan,” ujarnya.
Manajemen PT KBN membagi pembangunan Waterfront City Marunda menjadi tiga tahap pelaksanaan yang menyeluruh. Seluruh rangkaian proyek besar itu memakan waktu penyelesaian selama tujuh tahun masa kerja.
Tahap pertama fokus pada pemberian dukungan penuh sarana dan prasarana nelayan. Tahap kedua mencakup peningkatan kapasitas ekonomi melalui pengembangan produk alternatif pesisir.
Tahap ketiga merupakan kemitraan usaha berkelanjutan lewat penyediaan infrastruktur perikanan. Fase pamungkas itu juga mengintegrasikan program pendidikan serta rehabilitasi lingkungan hidup.
Perwakilan Asosiasi Masyarakat Nelayan (CIBER), Ajid bersuara selaku penengah komunikasi publik. Pihaknya mengawal aspirasi warga agar tak tergilas oleh kepentingan korporasi semata dalam pembangunan Waterfront City Marunda.
“Kami berharap, terjalin kemitraan yang terbuka, berkelanjutan, dan saling menguntungkan antara PT KBN dengan masyarakat nelayan. Sehingga, setiap aspirasi, masukan, dan kebutuhan masyarakat dapat tersampaikan dan ditindaklanjuti secara bersama,” paparnya.
Di sisi lain, Sakti Wahyu Trenggono selaku Menteri KKP RI turut menyikapi rencana pembangunan Waterfront City Marunda. “Pembangunan harus mengarah pada kebijakan berbasis ekonomi biru yang menjaga keseimbangan ekosistem laut, sekaligus mendongkrak kesejahteraan warga pesisir,” ucapnya.
Meski begitu, publik menanti realisasi konkret dari target ambisius penataan ruang pesisir nasional. Kebijakan itu dan pembangunan Waterfront City Marunda harus berpihak pada kesejahteraan rakyat, bukan sekadar angka statistik. (ADR)






























