JAKARTA, AFU.ID — Seorang pengemudi ojek online (ojol) ditembak pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) saat menunggu penumpangnya. Penembakan tersebut terjadi di Jalan Palmeriam, Matraman, Jakarta Timur, Senin (20/7/2026).
Berdasarkan keterangan saksi mata, Evi, penumpang korban sedang membeli obat. Kemudian, Evi melihat korban menghalangi pelaku curanmor saat mulai beraksi. Evi mengatakan, peristiwa itu terjadi ketika jalan Palmeriam cukup ramai warga yang beraktivitas di sekitar lokasi kejadian. “Pas sudah dihalangi, langsung bunyi, 'dor'," kata Evi, dikutip Kamis.
Sebelum penembakan berlangsung, teriakan "maling" terdengar dari arah Pasar Palmeriam. Pelaku diketahui melepaskan tembakan ke arah korban sambil tetap mengendarai sepeda motornya, sebelum keduanya melarikan diri menuju Jalan Matraman Raya. Evi menyebut sedikitnya sepuluh warga sempat mengejar dua terduga pelaku yang berusaha kabur.
Namun, warga yang sempat mengejar pelaku memilih mundur begitu mendengar suara tembakan, termasuk Evi karena ketakutan. Ia menambahkan kedua pelaku terlihat mengenakan masker sehingga wajah mereka sulit dikenali warga sekitar. Akibat tembakan tersebut, korban mengalami luka di bagian paha hingga mengeluarkan banyak darah dan sempat terbaring di lokasi kejadian. Korban mula-mula dibawa ke puskesmas terdekat, namun karena tidak bisa ditangani di sana, ia akhirnya dilarikan ke rumah sakit.
Sebagai informasi, polisi telah menerima laporan curanmor tersebut dan mengusut kasus ini dengan mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). “Penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku,” ujar Kapolsek Matraman AKP, Suprino dalam kesempatan terpisah. Lebih lanjut, polisi juga mengatakan pihaknya telah melakukan olah TKP untuk mengumpulkan barang bukti dan mengetahui kronologi lebih lengkap. Tak hanya itu, pemeriksaan sejumlah saksi mata juga diperiksa polisi. “Dua saksi pendukung juga kami periksa, demikian sementara masih proses lidik,” pungkas Supriono. (NAD)