AFU.id

Pro dan Kontra Instruksi Tembak di Tempat bagi Pelaku Begal

Bagikan:

Penulis: Erik Erfinanto

Ringkasan Berita

Pihak kepolisian di Indonesia, termasuk Kapolrestabes Makassar dan Polda Metro Jaya, mengeluarkan instruksi untuk menembak di tempat pelaku begal bersenjata tajam sebagai respons terhadap meningkatnya kejahatan yang mengancam keselamatan masyarakat. Namun, instruksi ini menuai kontroversi dan penolakan dari sejumlah pihak, termasuk Menteri HAM yang menilai tindakan tersebut melanggar hak asasi manusia dan berpotensi memicu pelanggaran hukum. Pro dan kontra ini mencerminkan dilema antara kebutuhan untuk menjaga keamanan publik dan perlunya penegakan hukum yang menghormati prinsip-prinsip HAM.

Pro dan Kontra Instruksi Tembak di Tempat bagi Pelaku Begal
Ilustrasi aksi begal oleh dua orang terhadap korban di jalan raya. (FOTO AFUID)

Sentimen Berita

60% sumber condong ke kanan

Kiri20%
Tirto
Netral20%
Pikiran Rakyat
Kanan60%
Suara
JPNN
SINDOnews

Berita Terkait

Pilihan Redaksi