Mengandung Kurikulum Berbasis Cinta dan Panca Cinta
Nyayu Khodijah selaku Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag RI menyampaikan, BTU terancang sebagai media pengayaan bagi murid madrasah untuk memahami ilmu agama secara benar. Di dalamnya mengandung Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan Panca Cinta, yaitu Cinta Allah dan Rasul-Nya, Cinta Ilmu, Cinta Lingkungan, Cinta Diri dan Sesama Manusia, serta Cinta Tanah Air.
Direktur KSKK Madrasah Kemenag RI ini menjelaskan, keberadaan KBC dan Panca Cinta menjadi ruh bagi pembelajaran di madrasah. Sehingga, murid madrasah mendapat bekal pengetahuan serta pelatihan menjadi insan yang mempunyai cara berpikir, bersikap, dan bertindak moderat. “Moderat yang dimaksud adalah bersikap saling toleran, saling menghormati, menghindari sikap klaim kebenaran eksklusif, menghindari tindak kekerasan baik fisik maupun psikis, dan menghormati budaya lokal,” ujarnya.
Nyayu Khodijah pun menyatakan 90 terbitan Buku PAI dan Bahasa Arab untuk madrasah. Yang mana, terdiri dari Al-Quran Hadis, Akidah Akhlak, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), dan bahasa Arab. Sedangkan untuk mata pelajaran MA Program Keagamaan (MAPK) adalah Tafsir, Hadis, Ilmu Tafsir, Ilmu Hadis, Fikih, Ushul Fikih, Ilmu Kalam, Akhlak Tasawuf, dan Bahasa Arab.
Baca Juga
- Nestapa Yurizal Tri Chaerawan: Curhat Layanan BPJS Malah Dinyinyiri Oknum Dokter dan Nakes, Kini Meninggal
- Bantah Klaim Keamanan Raja Ampat, Greenpeace Desak Penutupan Total Tambang Nikel dan Evaluasi Status Wilayah Pertambangan
- Heboh Nama Prabowo dan Macron Dicantumkan dalam "Paper Ilmiah" Terkait Program MBG yang Diusulkan Masuk Nominasi Nobel Prize 2026, Nama Presiden Diduga Dicatut Tanpa Izin
Direktur Nyanyu menyampaikan, pengantar dalam buku PAI dan Bahasa Arab untuk MAPK menggunakan tulisan Arab. Terbitan-terbitan itu juga sebagai tindak lanjut atas Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1503 Tahun 2025. Yang mana, KMA itu memuat tentang Pedoman Implementasi Kurikulum pada RA (Raudlatul Athfal), MI, MTs, MA, dan MAK (Madrasah Aliyah Kejuruan).
Direktur KSKK Madrasah Kemenag RI ini menyebut, materi ajar BTU mengusung pendekataan yang mudah dipahami guna membentuk karakter dan moral yang kokoh. Pada jenjang MI dan MTs, materi tersajikan secara interaktif agar siswa dapat mengamalkan nilai-nilai Islam yang ramah dan inklusif dalam kehidupan sehari-hari. “Untuk siswa di tingkat menengah atas, materi BTU dirancang dengan analisis yang lebih mendalam guna membekali mereka menghadapi tantangan zaman modern,” paparnya.
Rincian 90 Buku PAI dan Bahasa Arab
Nyayu Khodijah menegaskan, BTU PAI dan Bahasa Arab adalah dokumen hidup yang dinamis, fleksibel, memungkinkan penyempurnaan menyesuaikan dengan tuntutan zaman, serta terbuka terhadap kritik dan saran. Ia menyebut, saran serta masukan dari berbagai pihak akan menjadi bahan penyempurnaan buku PAI dan Bahasa Arab agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas.
“Kita juga menyediakan materi pengayaan keilmuan yang sangat spesifik bagi siswa MAPK. Bukunya memuat kajian literasi tingkat tinggi, pemahaman teologi dari berbagai perspektif, studi perbandingan mazhab, hingga penguasaan tata bahasa Arab lanjutan,” ucapnya.
Baca Juga
Direktur KSKK Madrasah ini pun merinci 90 buku mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab terbitan Kemenag RI, yaitu sebagai berikut:
1. Madrasah
Terbagi dalam enam fase:
Fase A (Kelas 1 dan 2);
Fase B (Kelas 3 dan 4);
Fase C (Kelas 5 dan 6);
Fase D (Kelas 7, 8 dan 9);
Fase E (Kelas 10);
Fase F (Kelas 11 dan 12).
Mata pelajaran:
Al-Qur'an Hadis;
Akidah Akhlak;
Fikih;
Sejarah Kebudayaan Islam (SKI);
Bahasa Arab.
2. MAN Program Keagamaan
Untuk Kelas 10, 11 dan 12:
Tafsir;
Hadis;
Ilmu Kalam;
Akhlak Tasawuf;
Fikih;
Bahasa Arab (Nahwu-Arab).
Untuk Kelas 11 dan 12:
Ilmu Hadis;
Ilmu Tafsir;
Ushul Fikih;
Bahasa Arab Tingkat Lanjut;
Ilmu Hadis (Bahasa Indonesia);
Ilmu Fikih (Bahasa Indonesia);
Ilmu Tafsir (Bahasa Indonesia). (ADR)






























