JAKARTA, AFU.ID — Direktur Utama Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA Benny Siga Butarbutar menilai media massa perlu berperan lebih aktif dalam membantu membangun pemahaman publik melalui sajian informasi dan narasi berdasarkan fakta.
Ia menyampaikan hal itu pada acara Kick Off Konvensi Humas Indonesia 2026 di ANTARA Heritage Center. Benny mengatakan peran media dalam perspektif kewartawanan kini tak lagi sekadar menjadi alat atau pelaksana agenda setting, sebab konsep tersebut dinilai membuat media memandang publik secara pasif. "Geser peran agenda setting itu menjadi peran yang lebih maju, yaitu bagaimana agar kita mampu membangun konstruksi realitas," ujarnya di Jakarta, Sabtu (11/7/2026).
Guna memperkuat peran tersebut, Benny mengatakan media massa perlu mempererat kerja sama dengan komunitas, pegiat media sosial, dan berbagai unsur masyarakat lain untuk mengisi ruang publik dengan informasi yang berkualitas. Ia menyebut kolaborasi sebagai satu-satunya formula yang masih relevan diandalkan di era saat ini, termasuk dengan komunitas dan pegiat media di luar arus utama.
Benny menambahkan, kolaborasi antara organisasi profesi dan media massa nasional juga penting untuk memperkuat kemampuan komunikasi publik, sekaligus memastikan ruang publik dipenuhi informasi berkualitas yang membangun optimisme dan memperkuat persatuan bangsa.
Kick Off Konvensi Humas Indonesia 2026 tersebut merupakan awal dari rangkaian menuju Konvensi Humas Indonesia 2026 yang akan digelar di Surakarta pada 17–18 Oktober, mengusung tema "Humas sebagai Daya Bangsa, Menenun Kepercayaan, Menggerakkan Bangsa". Acara ini turut dihadiri Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria. (NAD)