AFU.id

Gegara iPhone 17 dan Laptop, Raffi Ahmad Terseret dalam Pusaran Suap Bea Cukai

Bagikan:

Penulis: Adriyan Adirizky RahmatReporter: Adriyan Adirizky R

Ringkasan Berita

Raffi Ahmad terseret dalam pusaran kasus dugaan suap importasi barang di Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI). Namanya muncul karena sempat mengunjungi kantor PT Blueray Cargo di Amerika Serikat (AS) untuk menitipkan sejumlah barang elektronik yang diduga iPhone 17 dan MacBook.

Gegara iPhone 17 dan Laptop, Raffi Ahmad Terseret dalam Pusaran Suap Bea Cukai
Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad. (Foto: Instagram/@raffinagita1717)

Hotman Paris Jadi Pengacara Raffi Ahmad

Menanggapi meluasnya spekulasi publik pascapersidangan, Achmad Taufik Husein selaku Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (Plt Dirdik KPK) memberikan klarifikasi. Ia memang membenarkan fakta persidangan, tapi menegaskan penyidik belum melangkah ke tahap pemanggilan ataupun peningkatan status pemeriksaan terhadap Raffi.

Achmad Taufik Husein menjelaskan keputusan tersebut mempertimbangkan kuantitas barang yang terkirim tergolong sangat kecil. Alhasil, pihaknya belum dapat mengkategorikan sebagai upaya penyelundupan skala kakap.

“Kami tidak kembangkan terlalu jauh karena belum sampai kepada fakta-fakta yang menguatkan bahwa itu jadi bagian dari peristiwa Blueray mengurus keimigrasian di Ditjen Bea Cukai,” ujarnya.

Meski begitu, KPK tak menutup kemungkinan untuk melakukan pendalaman dan pemeriksaan klarifikasi terhadap Raffi Ahmad di masa mendatang. Terlebih jika fakta-fakta persidangan baru memunculkan alat bukti kuat terkait adanya relasi timbal balik atau fasilitas khusus kepabeanan kepada Raffi.

Sementara itu, Raffi Ahmad langsung mengambil langkah mitigasi hukum dengan menjadikan Hotman Paris sebagai pendamping hukumnya. Termasuk memberi peringatan keras, penyebaran berita yang melenceng dari kesaksian sidang dapat terjerat pasal pencemaran nama baik dan penyebaran hoaks.

Sebagai langkah perlawanan terbuka, Raffi menjadwalkan konferensi pers besar pada Kamis, (11/6/2026) pukul 14.00 WIB di Jakarta. Hotman Paris juga secara agresif melayangkan tantangan terbuka kepada seluruh pihak untuk hadir dan membawa bukti fisik konkret.

“Kalau konferensi pers, Hotman selalu nantang musuh-musuhnya datang sama awak media. Benarkah Raffi Ahmad terlibat dalam kasus Buleray Cargo yang saat ini sedang dalam persidangan? Ayo berani datang tidak?,” tantang Hotman Paris dalam unggahan di instagram pribadinya. (ADR)

Berita Terkait

Pilihan Redaksi