AFU.id

Temukan Kasus Keracunan, Kepala BGN Larang Siswa Bawa Pulang Menu MBG

Bagikan:

Penulis: Adriyan Adirizky RahmatReporter: Adriyan Adirizky R

Ringkasan Berita

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, melarang siswa membawa pulang makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah menemukan kasus keracunan yang terjadi akibat penurunan kualitas makanan ketika tidak diawasi. Ia menekankan pentingnya siswa mengonsumsi makanan di lokasi dan waktu yang ditetapkan untuk mencegah risiko keracunan, yang juga dapat berdampak pada anggota keluarga lainnya. BGN berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan dan edukasi kepada sekolah agar pelaksanaan program ini tetap aman dan bergizi.

Temukan Kasus Keracunan, Kepala BGN Larang Siswa Bawa Pulang Menu MBG
Kepala BGN, Sudaryono, mengimbau siswa tak membawa pulang menu MBG ke rumah. (Foto: BGN)

MBG Harus Aman, Selain Memenuhi Kebutuhan Gizi

Lebih lanjut, BGN menempatkan keamanan pangan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari keberhasilan program. Pemenuhan kebutuhan gizi penerima manfaat tak cukup apabila makanan mengalami penurunan kualitas. Pengawasan dan pemantauan perlu berjalan sejak makanan sampai ke tangan siswa hingga menikmati hidangannya.

Sudaryono menegaskan, pihaknya akan terus memperkuat pelayanan, pengawasan, pemantauan, dan kolaborasi bersama para stakeholder. Sehingga, pelaksanaan program pemenuhan gizi nasional berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. “Mari kita sama-sama jaga agar MBG ini aman dan bergizi,” pungkas Kepala BGN.

Pelaksanaan MBG menghadapi tantangan yang bukan hanya berkaitan dengan pendistribusian dan kecukupan gizi. Risiko perubahan kualitas makanan pascadibawa pulang, menunjukkan pentingnya kedisiplinan konsumsi dan pengawasan di tingkat sekolah. BGN pun harus memastikan edukasi dan pengawasan itu berjalan konsisten agar tujuan pemenuhan gizi tak terbayangi persoalan keamanan pangan. (ADR)

Berita Terkait

Pilihan Redaksi