AFU.id

SK Pengurus Daerah Diduga Jadi Alat Sandera Politik Jelang Muktamar NU 2026

Bagikan:

Penulis: Erik Erfinanto

Ringkasan Berita

Menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan berlangsung pada Agustus 2026, polemik mengenai Surat Keputusan (SK) kepengurusan Pengurus Cabang (PCNU) dan Pengurus Wilayah (PWNU) kembali mencuat, dengan dugaan bahwa SK tersebut dijadikan alat sandera politik. Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf, menyatakan bahwa proses penerbitan SK hampir selesai, namun kekhawatiran muncul dari kandidat Ketua Umum PBNU, KH Abdussalam Shohib, yang mendesak agar status kepengurusan diumumkan untuk menghindari ketidakpastian mengenai hak suara dalam Muktamar. Sementara itu, pihak PBNU membantah tudingan tersebut dan menegaskan bahwa penyelesaian SK dilakukan tanpa pertimbangan politik, dengan lebih dari 180 persoalan SK yang telah diselesaikan.

SK Pengurus Daerah Diduga Jadi Alat Sandera Politik Jelang Muktamar NU 2026
Menteri Sosial sekaligus Ketua Panitia Muktamar PBNU 2026 Saifullah Yusuf. Foto istimewa

Berita Terkait

Pilihan Redaksi