AFU.id

Terjepit Pelemahan Rupiah dan Kenaikan BI Rate, Industri Manufaktur Masih Mencoba Bangkit

Bagikan:

Penulis: Agung RiyadiReporter: M. Agung Riyadi

Ringkasan Berita

Industri manufaktur Indonesia mencoba menggeliat bangkit di tengah tekanan depresiasi rupiah dan kenaikan suku bunga BI. PMI Manufaktur Indonesia pada Mei 2026 berhasil naik tipis ke level stagnan 50,0 dari kontraksi di bulan April (49,1). Pemerintah diminta menahan diri menahan diri dari kebijakan fiskal yang dapat menekan industru dan daya beli masyarakat. Jika tidak sektor manufaktur terancam kolaps dan ancaman PHK massal membayangi.

Terjepit Pelemahan Rupiah dan Kenaikan BI Rate, Industri Manufaktur Masih Mencoba Bangkit
Pekerja di sebuah pabrik garment (ANTARA)

Berita Terkait

Pilihan Redaksi