Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Hasil Semifinal Piala AFF 2026: Final Ideal Penguasa Sepak Bola ASEAN, Thailand vs Vietnam
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Pemain Vietnam dan Thailand di Piala AFF 2026. (Dok. VFF dan FA Thailand)
JAKARTA, AFU.ID — Thailand dan Vietnam menciptakan final ideal Piala AFF 2026 setelah sama-sama memastikan tiket ke partai puncak melalui hasil semifinal yang berbeda. Vietnam melaju mulus dengan menyingkirkan Malaysia lewat kemenangan agregat 4-0, sedangkan Thailand harus melewati drama setelah kalah 1-2 dari Singapura pada leg kedua tetapi tetap lolos dengan agregat 4-3. Pertemuan dua negara tersukses di turnamen ini pun akan menjadi duel antara penguasa sepak bola ASEAN untuk memperebutkan trofi edisi ke-16.
Vietnam Singkirkan Malaysia
Vietnam memastikan langkah ke final setelah kembali mengalahkan Malaysia 2-0 pada leg kedua semifinal di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Rabu (19/8/2026) malam WIB. Nguyen Xuan Son menjadi bintang kemenangan lewat dua gol pada menit ke-62 dan 89, sekaligus membawa Vietnam menang agregat 4-0 setelah sebelumnya meraih kemenangan dengan skor yang sama pada leg pertama. Malaysia sempat mampu menjaga gawangnya tetap bersih hingga turun minum berkat sejumlah penyelamatan Azri Ghani.
Vietnam terus menekan selepas jeda dan akhirnya memecah kebuntuan melalui Xuan Son yang memanfaatkan kemelut di depan gawang Malaysia. Penyerang tersebut kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-89 setelah melewati pertahanan Malaysia melalui aksi individu. Dua gol itu membuat Xuan Son mengoleksi lima gol dan menyamai torehan Nguyen Dinh Bac sebagai pencetak gol terbanyak di Piala AFF 2026.
Thailand lebih dulu mengamankan tempat di final setelah kalah 1-2 dari Singapura pada leg kedua semifinal di Stadion Rajamangala, Bangkok, Selasa (18/8/2026). Singapura sempat unggul melalui Harhys Stewart pada menit ke-45 dan kembali mencetak gol setelah Pansa Hemviboon membuat gol bunuh diri, sedangkan Thailand hanya mampu membalas lewat penalti Kakana Khamyok. Namun, keunggulan 3-1 yang dibawa Thailand dari leg pertama membuat mereka tetap lolos dengan agregat 4-3.
Thailand dan Vietnam kini akan bertemu dalam final dua leg yang dijadwalkan berlangsung pada 22 dan 26 Agustus. Pertemuan tersebut mempertemukan dua negara yang memiliki sejarah panjang dalam perebutan gelar ASEAN Championship. Thailand datang sebagai pemilik koleksi trofi terbanyak, sedangkan Vietnam berstatus juara bertahan setelah menjuarai edisi 2024.
Thailand menjadi negara dengan koleksi gelar ASEAN Championship terbanyak setelah tujuh kali mengangkat trofi. Changsuek menjadi juara pada edisi perdana 1996 dan tercatat sebagai negara pertama yang mampu meraih gelar secara beruntun pada 2000 dan 2002. Mereka juga tiga kali mempertahankan gelar, yakni pada periode 2014-2016, 2020-2022, serta rangkaian gelar lainnya yang membuat Thailand tetap menjadi kekuatan utama turnamen.
Vietnam berada di urutan berikutnya dengan tiga gelar yang diraih pada 2008, 2018, dan 2024. Gelar terakhir membuat The Golden Star Warriors berstatus juara bertahan saat memasuki edisi 2026. Final melawan Thailand kini menjadi kesempatan Vietnam mempertahankan mahkota sekaligus menambah koleksi trofinya. (RAI)