Tiga Pelabuhan Ikut Rusak
Kerusakan akibat gempa tidak hanya terjadi pada fasilitas penerbangan. Tiga pelabuhan juga dilaporkan terdampak, yakni Pelabuhan Laurentius Say, Pelabuhan Reo, dan Pelabuhan Nangakeo. Di Pelabuhan Laurentius Say, gempa menyebabkan bagian dermaga dan bangunan ruang tunggu roboh. Saat gempa terjadi, KM Bukit Siguntang sedang bersandar di dermaga pelabuhan.
Pelabuhan Reo juga mengalami kerusakan pada bagian kantor dan terminal. Namun, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan akibat kerusakan tersebut. Sementara itu, kerusakan di Pelabuhan Nangakeo tergolong ringan. Sejumlah fasilitas mengalami kerusakan, di antaranya plafon runtuh dan tembok retak. Dampak kerusakan fasilitas pelabuhan tersebut membuat layanan perintis dihentikan sementara.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meminta seluruh petugas mengutamakan keselamatan dalam penanganan dampak gempa. Petugas juga diminta meningkatkan kewaspadaan selama proses evakuasi dan pemulihan fasilitas transportasi. "Saya minta seluruh pihak untuk tetap mengutamakan aspek keselamatan dalam bermobilitas, khususnya di wilayah terdampak. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, selalu update informasi resmi terkait cuaca dari BMKG, dan senantiasa ikuti arahan petugas di lapangan," kata Dudy.
Kementerian Perhubungan masih memantau kondisi sarana dan prasarana transportasi di wilayah terdampak. Pemerintah akan menyampaikan perkembangan kondisi fasilitas secara berkala sembari memastikan pemulihan layanan tetap mengutamakan keselamatan. Di sisi lain, gempa tersebut juga menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar. Berdasarkan data BNPB hingga pukul 15.00 WIB, sebanyak 38 orang meninggal dunia, dua orang mengalami luka berat, dan 11 orang luka ringan Selain itu, sekitar 2.000 warga mengungsi secara mandiri setelah rumah dan wilayah tempat tinggal mereka terdampak gempa. (FAD)































