Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
115 Unit Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem di Medan
Bagikan:
Penulis: Muhammad Fakhruddin · Reporter: ANTARA/HO-Pusdalops Sumut
Ringkasan Berita
Cuaca ekstrem yang melanda Medan pada 18 Agustus 2026 menyebabkan kerusakan pada 115 unit rumah di delapan kecamatan, termasuk Medan Sunggal dan Medan Denai, menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan. Dari total kerusakan, 100 rumah mengalami kerusakan ringan, 10 sedang, dan 5 berat, dengan dampak yang dirasakan oleh 133 kepala keluarga dan 419 jiwa, serta dua bangunan tempat ibadah. BPBD saat ini sedang melakukan pendataan lebih lanjut dan menyediakan tenda posko bagi para pengungsi.
Rumah mengalami rusak akibat cuaca ekstrem di Kota Medan.
MEDAN, AFU.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) mencatat sedikitnya 115 unit rumah mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah itu pada Selasa malam, 18 Agustus 2026. Kepala BPBD Kota Medan Yunita mengatakan ratusan rumah yang mengalami kerusakan tersebar di delapan kecamatan.
Ia mengatakan cuaca ekstrem yang diakibatkan hujan serta angin kencang tersebut melanda Kecamatan Medan Sungal, Medan Denai, Medan Amplas, Kecamatan Barat, Kecamatan Medan Johor, Medan Perjuangan, Kecamatan Medan Timur, dan Kecamatan Medan Helvetia. Dari delapan kecamatan itu, pihaknya mencatat sedikitnya 13 kelurahan yang terdampak akibat peristiwa nahas tersebut. "Ratusan rumah yang rusak terdiri atas 100 rusak ringan, 10 rusak sedang dan lima rusak berat," kata Yunita, Rabu (19/8/2026).
Saat ini, kata dia, jajarannya terus melakukan pendataan akibat dampak bencana alam tersebut. Ia mengatakan jajarannya bersama pemangku kebijakan terkait terus melakukan berbagai upaya, termasuk melakukan pendataan jumlah pengungsi dan mendirikan tenda posko. "Itu data sementara. Ada 115 rumah yang rusak, 133 kepala keluarga, 419 jiwa dan dua bangunan tempat ibadah terdampak," ujarnya.