AFU.id

Dinilai Ganggu Waktu Belajar dan Mubazir, SD Muhammadiyah 1 Trenggalek Pilih Keluar dari Program MBG

Bagikan:

Penulis: Fadhlan RobbaniReporter: Fadhlan Robbani

Ringkasan Berita

SD Muhammadiyah 1 Trenggalek di Jawa Timur memutuskan untuk tidak lagi mengikuti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun ajaran 2026/2027 setelah evaluasi menunjukkan bahwa pembagian makanan mengurangi waktu belajar efektif dan menyebabkan banyak makanan terbuang. Kepala sekolah, Junianto Ikhsan Nurwahyudi, menjelaskan bahwa keputusan ini bukan penolakan terhadap program pemerintah, melainkan langkah untuk memprioritaskan waktu belajar siswa, serta menyalurkan bantuan gizi kepada sekolah yang lebih membutuhkan. Meskipun keluar dari MBG, sekolah akan tetap melanjutkan program makan siang mandiri yang telah ada sejak 2020, dengan kemampuan untuk mengatur menu dan kualitas makanan sesuai kebutuhan siswa.

Dinilai Ganggu Waktu Belajar dan Mubazir, SD Muhammadiyah 1 Trenggalek Pilih Keluar dari Program MBG
Ilustrasi. Siswa menyantap paket menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 1 Babadan, Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (16/5/2026). ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko

Berita Terkait

Pilihan Redaksi