AFU.id

Utang Pemerintah Menggunung Nyaris Rp10 Ribu Triliun, Pembayaran Bunga Utang Mencekik APBN, INDEF Sarankan Penghematan Ketat dari Subsidi Energi dan MBG

Bagikan:

Penulis: Agung RiyadiReporter: M. Agung Riyadi

Ringkasan Berita

Laporan bulanan INDEF Juni 2026 mengungkapkan, ruang fiskal pemerintah semakin tertekan akibat lonjakan utang luar negeri yang menembus Rp9.920 triliun dan pelemahan rupiah yang mendekati Rp18.000 per dolar AS. Dua faktor tersebut,menaikkan biaya dana SBN serta melambungkan Debt Service Ratio (DSR) hingga 35,49%. INDEF juga mengkritik program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena stimulusnya hanya bersifat konsumtif jangka pendek berbasis pekerja informal dan berisiko menguras anggaran produktif. Sebagai solusinya, pemerintah direkomendasikan untuk melakukan penghematan radikal melalui efisiensi belanja birokrasi, pengetatan subsidi energi agar tepat sasaran, serta mereorientasi anggaran dari bansos atau program konsumtif ke belanja modal demi memperkuat sektor riil dan menciptakan lapangan kerja formal yang berkelanjutan.

Utang Pemerintah Menggunung Nyaris Rp10 Ribu Triliun, Pembayaran Bunga Utang Mencekik APBN, INDEF Sarankan Penghematan Ketat dari Subsidi Energi dan MBG
Kilang minyak di Aceh (ANTARA)

Berita Terkait

Pilihan Redaksi