JAKARTA, AFU.ID - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang dan Wakil Kepala BGN Mayjen TNI Trenggono tercatat mengantongi harta kekayaan masing-masing sebesar Rp6,3 miliar dan Rp1,2 miliar berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK tahun 2025. Nanik melaporkan total hartanya mayoritas ditopang oleh 8 aset properti di Bekasi dan Depok senilai total Rp 5,4 miliar.
Aset properti tersebut didominasi oleh wilayah Depok dengan total 7 bidang tanah dan bangunan, sedangkan satu aset sisanya berada di Bekasi. Properti dengan nilai tertinggi terletak di Depok, berupa tanah dan bangunan seluas 237/320 meter persegi dengan nilai Rp 1,5 miliar. Masih di kota yang sama, terdapat pula aset tanah dan bangunan seluas 199/300 meter persegi senilai Rp 1,2 miliar.
Selain dua aset utama tersebut, 5 properti lain di Depok tercatat memiliki nilai yang bervariasi. Nilainya bergerak di kisaran Rp 163,5 juta hingga Rp 700 juta berdasarkan luas lahannya. Adapun rincian 5 properti tersebut meliputi tanah dan bangunan seluas 109/204 meter persegi Rp163,5 juta, kemudian tanah dan bangunan seluas 400/800 meter persegi Rp600 juta.
Lebih lanjut, tanah dan bangunan seluas 140/200 meter persegi senilai Rp210 juta. Kemudian tanah dan bangunan seluas 219/400 meter persegi Rp328,5 juta. Terakhir, aset tanah dan bangunan di Depok yakni seluas 105/80 meter persegi senilai Rp700 juta.
Sementara itu, satu-satunya aset yang berada di luar Depok berlokasi di Bekasi. Rumah dengan spesifikasi luas tanah 105 meter persegi dan luas bangunan 80 meter persegi ini ditaksir bernilai Rp 700 juta.
Isi garasi Nanik juga tercatat dalam laporan tersebut dengan total nilai aset transportasi mencapai Rp 705 juta. Koleksi ini seluruhnya terdiri dari 3 unit kendaraan roda empat. Kendaraan dengan taksiran nilai tertinggi yang dilaporkannya adalah sebuah sedan BMW 520I CKD A/T rakitan tahun 2014 senilai Rp 460 juta.
Dua kendaraan sisanya merupakan mobil pabrikan Toyota. Keduanya berupa SUV Fortuner 2.7 Lux A/T keluaran 2013 senilai Rp 180 juta dan MPV lawas Avanza 1300 G tahun 2007 seharga Rp 65 juta. Sementara itu, kas dan setara kas yang dimiliki Nanik tercatat senilai Rp196 juta.
Sementara, Wakil Kepala BGN Trenggono, sumber harta kekayaannya mayoritas dari tanah dan bangunan senilai Rp750 juta. Kemudian sisanya, Rp450 juta diketahui hartanya berupa transportasi dan kas. Trenggono juga tercatat memiliki utang senilai Rp146 juta. Keduanya akan dilantik pada sore hari ini, Senin (8/6/2026) di Istana Negara, Jakarta. (NAD)