Penulis: Raihan Immaduddin
JAKARTA, AFU.ID — PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) kembali memperluas kolaborasi dengan sektor swasta melalui program hak penamaan (naming rights) halte. Langkah tersebut ditandai dengan peresmian Halte Swadarma ParagonCorp pada Kamis (9/7/2026), sekaligus menjadi halte kedelapan yang menggunakan skema naming rights. Program ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan transportasi publik yang modern, inklusif, dan berkelanjutan.
Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza mengatakan perusahaan membuka peluang seluas-luasnya bagi dunia usaha untuk berkolaborasi dalam pengembangan transportasi publik. Menurut dia, Transjakarta tidak hanya berperan sebagai operator bus, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat. "Transjakarta adalah sebuah platform kolaborasi terbuka. Transjakarta bukan sekadar penyedia bus, melainkan wadah di mana sektor swasta, pemerintah, dan masyarakat bisa bersinergi demi kemajuan kota," kata Welfizon, Jumat.
Peresmian Halte Swadarma ParagonCorp merupakan tindak lanjut dari kerja sama yang telah disepakati Transjakarta dan ParagonCorp sejak tahun lalu. Selain mengusung hak penamaan, halte tersebut juga direvitalisasi dengan mengedepankan aspek inklusivitas dan keberlanjutan. Fasilitas baru yang disediakan meliputi lift untuk memudahkan akses penyandang disabilitas dan lanjut usia, serta jembatan penyeberangan orang (JPO) yang dirancang lebih aman dan nyaman.
Halte Swadarma ParagonCorp menjadi halte kedelapan yang menerapkan skema naming rights. Sebelumnya, Transjakarta telah bekerja sama dengan sejumlah perusahaan melalui halte Bundaran HI Astra, Senayan Bank DKI, Widya Chandra Telkomsel, Cawang Sentral 1 Polypaint, Petukangan D'MASIV, Senen Toyota Rangga, dan Setiabudi Integritas.
Halte tersebut menjadi salah satu titik penting di Koridor 13 yang melayani mobilitas masyarakat di jalur layang Transjakarta. Selain melayani Koridor 13 rute Ciledug-Tegal Mampang, halte ini juga melayani rute 13B Puri Beta-Pancoran dan rute 13E Puri Beta 2-Flyover Kuningan. Kehadiran fasilitas yang telah direvitalisasi diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan aksesibilitas layanan bagi para pengguna transportasi publik. (RAI)