JAKARTA, AFU.ID – Polresta Tangerang membuka penyelidikan atas kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. Polisi menyatakan kemungkinan unsur pidana akan didalami apabila ditemukan bukti kebakaran dipicu kesengajaan atau kelalaian.
Kebakaran yang terjadi sejak Selasa sekitar pukul 11.00 WIB itu mulai berdampak pada kesehatan warga sekitar. Sebanyak 154 warga dilaporkan mengalami gejala infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat paparan asap, dengan mayoritas pasien merupakan ibu hamil dan balita.
Pemerintah daerah telah membuka posko kesehatan serta menyiagakan layanan puskesmas bagi warga yang mengalami batuk, sesak napas, iritasi mata, atau keluhan lain akibat asap kebakaran. Warga di sekitar lokasi juga diminta membatasi aktivitas luar ruangan saat asap meningkat.
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan penyidik telah mengumpulkan bahan keterangan setelah menerima laporan masyarakat. Namun, pemeriksaan lebih lanjut baru dapat dilakukan setelah kondisi lokasi cukup aman. “Saat ini kita sudah melakukan pulbaket. Semenjak ada laporan dari masyarakat, kita sudah melakukan pulbaket,” kata Indra di TPA Jatiwaringin, Rabu (1/7/2026).
Api masih sulit dikendalikan karena titik kebakaran berada di timbunan sampah yang labil. Asap tebal, angin kencang, dan cuaca panas juga menghambat petugas menjangkau sumber api dari jalur darat. Sebelumnya, BPBD Kabupaten Tangerang menduga kebakaran dipicu timbunan gas metana dari sampah yang terpapar cuaca panas ekstrem. Namun, dugaan itu belum menjadi kesimpulan akhir dan masih akan didalami polisi dalam penyelidikan.
Pemadaman diperkuat melalui operasi darat dan udara. BNPB mengerahkan helikopter untuk menjatuhkan air ke titik api yang sulit dijangkau kendaraan pemadam. Helikopter tersebut sempat melakukan beberapa kali pengeboman air menggunakan bucket berkapasitas sekitar 4.000 liter sebelum operasi udara dihentikan menjelang malam.
Pemerintah Kabupaten Tangerang telah menetapkan status tanggap darurat atas kebakaran TPA Jatiwaringin. Polisi menyatakan proses penyelidikan akan dilanjutkan setelah api dapat dikendalikan dan lokasi aman untuk diperiksa. (RHU)