JAKARTA, AFU.ID – Warga di sekitar Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, mencurigai adanya kejanggalan sebelum kebakaran besar melanda area tumpukan sampah tersebut. Mereka mengaku sudah melihat kepulan asap dari area TPA dua hari sebelum api membesar dan meluas.
Seorang warga bernama Rachim mengatakan asap terlihat sejak Minggu (28/6/2026) pagi di bagian utara TPA Jatiwaringin, atau sisi kiri kantor Unit Pelaksana Teknis jika dilihat dari arah pintu masuk. “Minggu pagi saya lewat TPA, area situ sudah banyak asap,” kata Rachim, Kamis (2/7/2026).
Rachim mengaku saat itu tidak langsung menaruh curiga. Menurut dia, kepulan asap dan kebakaran kecil di kawasan TPA memang kerap muncul sehingga dianggap sebagai kejadian biasa. “Saya anggap biasa saja karena memang sering ada asap dan dampaknya tidak sebesar sekarang,” ujarnya.
Namun, api yang kemudian terdeteksi pada Selasa (30/6/2026) pagi membesar dan menjalar ke tumpukan sampah lain. Tiupan angin kencang membuat pemadaman dari darat sulit dilakukan dan api menyebar ke sejumlah titik di kawasan TPA. Kebakaran tersebut memicu asap tebal yang mengganggu aktivitas warga sekitar. Puluhan warga sempat mengungsi karena permukiman mereka terdampak kepulan asap dari lokasi kebakaran.
Rachim meminta penyebab kebakaran dibuka secara transparan. Ia berharap aparat menelusuri kemungkinan adanya kelalaian maupun unsur kesengajaan, meski dirinya mengaku tidak mengetahui siapa pihak yang bertanggung jawab. “Pelakunya juga tidak tahu atau mungkin memang disengaja, saya tidak tahu. Yang jelas, di sana memang sering ada kebakaran, tetapi biasanya hanya dalam skala kecil,” katanya.
Polresta Tangerang telah melakukan pengumpulan bahan keterangan atau pulbaket setelah menerima laporan masyarakat. Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan seluruh kemungkinan penyebab kebakaran akan didalami. “Saat ini kita sudah melakukan pulbaket. Semenjak ada laporan dari masyarakat, kita sudah melakukan pulbaket,” kata Indra.
Polisi belum menyimpulkan apakah kebakaran dipicu faktor teknis, kelalaian, atau unsur kesengajaan. Penyelidikan akan dilakukan lebih menyeluruh setelah kondisi di lokasi memungkinkan dan upaya pemadaman tidak lagi menjadi prioritas utama.
Kebakaran TPA Jatiwaringin telah menghanguskan area tumpukan sampah dalam skala luas. Pemerintah Kabupaten Tangerang menetapkan status tanggap darurat dan BNPB mengerahkan dukungan pemadaman dari udara untuk menjangkau titik api yang sulit diakses petugas darat.
Kesaksian warga mengenai asap yang muncul dua hari sebelum kebakaran menjadi informasi awal yang perlu diuji penyidik. Hingga kini, belum ada keterangan resmi yang menghubungkan kepulan asap tersebut dengan penyebab kebakaran besar di TPA Jatiwaringin. (RHU)