JAKARTA, AFU.ID – Pengacara dan aktivis anti-korupsi, Boyamin Saiman, membocorkan detik-detik penahanan mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah (FA), yang dinilai tidak biasa. Dalam wawancara di Podcast Akbar Faizal Uncensored yang disaksikan Afu.id pada Kamis (6/8/2026), Boyamin mengungkap bahwa FA bersikeras menolak menggunakan rompi dan borgol tahanan kejaksaan saat hendak dibawa ke ruang tahanan KPK. "Saya dapet bocoran, dia nggak mau pake. Nggak mau pake? Dia tidak mau keluar kalau dipakein? Lah, iya," ujar Boyamin menirukan informasi yang ia terima.
Boyamin membeberkan kronologi kejadian tersebut yang berlangsung pada malam hari. Menurutnya, proses penahanan sempat mengalami kebuntuan karena FA tidak bersedia keluar dari lokasi jika dipaksa mengenakan atribut tahanan. "Itu habis maghrib, sampai malam itu," ungkap Boyamin. Diberitakan Afu.id sebelumnya, Febrie keluar dari mobil tahanan Kejagung di Rutan KPK sekitar pukul 23.23 WIB, Jumat (24/7/2026) mengenakan baju batik, tanpa mengenakan rompi dan tanpa diborgol.
Akhirnya, setelah negosiasi yang berlangsung cukup lama, petugas di lapangan memutuskan untuk mengalah. Mereka mengesampingkan kewajiban pemakaian rompi dan borgol demi kelancaran proses hukum. "Akhirnya yang lainnya jengkel, yaudahlah. Yang penting mau diangkut ke ruang tahanan KPK, gitu," kata Boyamin menirukan keputusan petugas.
Menanggapi sikap FA yang dinilai "istimewa" itu, Boyamin punya pandangan tersendiri. Menurutnya, penolakan menggunakan atribut tahanan menunjukkan bahwa FA masih merasa memiliki posisi dan pengaruh penting, meskipun statusnya sudah menjadi tersangka. "Jika kemudian dia tidak mau dikenakan borgol dan baju tahanan kejaksaan, berarti dia masih penting. Merasa dirinya penting," tegas Boyamin.
Sebagai informasi, penahanan FA dilakukan oleh Tim Sembilan Kejaksaan Agung setelah FA resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Hingga saat ini, Kejaksaan Agung belum memberikan pernyataan resmi mengenai perlakuan khusus yang diberikan terhadap FA pada proses penahanan awal tersebut. (EER)
Saksikan tayangan lengkap podcast Akbar Faizal Uncensored bersama ahli hukum Boyamin Saiman membahas eks Jampidsus Febrie Adriansyah.