JAKARTA, AFU.ID - PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN) mengumumkan bahwa fasilitas pengolahan (smelter) tembaga yang terdaftar sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) resmi merampungkan seluruh tahapan konstruksi dan uji kinerja. Smelter berkapasitas pengolahan hingga 900 ribu metrik ton konsentrat per tahun tersebut kini siap beroperasi penuh untuk mendukung agenda hilirisasi tambang nasional.
Penyelesaian proyek ditandai dengan penandatanganan Completion and Project Acceptance Certificate (PAC) antara AMMAN dan mitra pelaksananya, China Nonferrous Metal Industry's Foreign Engineering and Construction Co., Ltd. (NFC), di kantor pusat NFC di Beijing, China. Presiden Direktur AMMAN, Arief Sidarto menegaskan, penandatanganan sertifikat tersebut membuktikan bahwa seluruh fasilitas smelter telah melampaui uji jaminan kinerja (performance guarantee test) sesuai kontrak dan secara resmi memasuki fase operasi jangka panjang.
“Rampungnya proyek smelter ini merupakan pencapaian penting bagi AMMAN. Di baliknya terdapat kerja keras, ketangguhan, dan kolaborasi yang kuat dari seluruh karyawan serta para mitra kami dalam menghadapi berbagai tantangan selama proses pembangunan dan komisioning,” ujar Arief dalam keterangan resminya Sabtu (25/7/2026).
Arief menambahkan, hadirnya smelter ini merupakan bukti nyata komitmen perusahaan terhadap program hilirisasi industri yang dicanangkan pemerintah. Pihaknya berharap pemerintah dapat terus memperkuat ekosistem kebijakan yang mendukung daya saing industri pertambangan nasional agar tetap unggul di pasar global.
Kompleks smelter terintegrasi ini dirancang untuk memproses konsentrat tembaga yang bersumber dari tambang Batu Hijau serta proyek masa depan di tambang Elang. Fasilitas pengolahan ini diproyeksikan mampu memproduksi katoda tembaga berkualitas tinggi, emas, perak, asam sulfat, hingga selenium.
Komoditas-komoditas hasil pemurnian tersebut menjadi komponen vital untuk menopang pertumbuhan ekonomi nasional serta mendukung transisi energi global.
(ANT/MAR)