Penulis: Raihan Immaduddin
JAKARTA, AFU.ID —Satu jenazah yang diduga korban tenggelamnya KM Nurul Salsa kembali ditemukan di perairan Sulawesi Selatan, Kamis (23/7/2026). Jenazah berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan nelayan di sekitar Pulau Matallang sebelum dievakuasi oleh Tim SAR gabungan. Penemuan tersebut menjadi perkembangan terbaru dalam operasi pencarian korban kapal nahas yang tenggelam sejak pekan lalu.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan jenazah ditemukan sekitar pukul 13.00 WITA di timur laut Pulau Matallang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Lokasi penemuan berjarak kurang lebih 100 meter dari bibir pantai sebelum dievakuasi menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) KN SAR Pacitan. "Siang ini Tim RIB KN SAR Pacitan berhasil mengevakuasi satu jenazah berjenis kelamin laki-laki," ujarnya.
Usai dievakuasi, jenazah dibawa ke KN SAR Pacitan untuk penanganan awal sebelum menjalani proses identifikasi. Tim SAR gabungan masih berkoordinasi dengan pihak terkait guna menentukan lokasi penyerahan jenazah kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sulawesi Selatan. Keputusan apakah jenazah akan dibawa langsung ke Makassar atau terlebih dahulu ke Selayar masih menunggu hasil koordinasi di lapangan.
Basarnas berharap proses identifikasi dapat segera memastikan identitas korban sehingga dapat disampaikan kepada pihak keluarga. Sementara itu, operasi pencarian terhadap korban lain tetap dilanjutkan dengan penyisiran di wilayah Kepulauan Sabalana dan sekitarnya. Area pencarian juga disesuaikan dengan hasil analisis arus laut, arah angin, dan pemetaan Search and Rescue Maritime Prediction (SARMAP).
Sebelumnya, Basarnas memutuskan memperpanjang operasi pencarian selama tiga hari setelah evaluasi bersama seluruh unsur SAR dan pemerintah daerah. Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo menyebut penemuan dua jenazah pada hari terakhir operasi menjadi salah satu pertimbangan utama untuk melanjutkan pencarian. "Kami memutuskan untuk memperpanjang operasi SAR selama tiga hari ke depan," kata Yudhi, Rabu 22 Juli 2026.
KM Nurul Salsa diketahui berlayar dari Pelabuhan Jampea menuju Pelabuhan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, pada Rabu pekan lalu dengan membawa 78 orang. Kapal dilaporkan mengalami gangguan mesin di perairan barat Pulau Polasi sebelum akhirnya tenggelam sekitar 43 mil laut dari Pelabuhan Benteng. Hingga saat ini, sebanyak 59 penumpang berhasil diselamatkan, sementara sejumlah korban ditemukan meninggal dunia dan 14 penumpang lainnya masih dinyatakan hilang. (RAI)