AFU.id

K-SIGN Rote Ndao Masuk Tahap II, Masyarakat Dukung Penguatan Industri Garam Nasional

Bagikan:

Penulis: Adriyan Adirizky RahmatReporter: Adriyan Adirizky R

K-SIGN Rote Ndao Masuk Tahap II, Masyarakat Dukung Penguatan Industri Garam Nasional
(Foto: KKP RI)

K-SIGN Ditargetkan Ciptakan Pusat Ekonomi Biru

Sementara itu, Kepala Desa Lakamola Sefnat Daniel Bolla menegaskan pemerintah desa bersama masyarakat berkomitmen mendukung pelaksanaan pembangunan agar berlangsung aman dan tertib. Menurutnya, dukungan tersebut menunjukkan tidak ada hambatan dari masyarakat terhadap pelaksanaan program strategis nasional di wilayahnya. Selain itu, Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Koswara, menilai keterlibatan masyarakat mencerminkan semangat gotong royong dalam pembangunan kawasan industri garam.

Koswara menyampaikan, pemerintah berharap kawasan tersebut mampu menghasilkan garam berkualitas sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat pesisir. “Kami ingin pembangunan ini tidak hanya menghasilkan garam berkualitas, tetapi juga menghadirkan nilai tambah ekonomi, membuka kesempatan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di Rote Ndao,” tuturnya.

Pembangunan K-SIGN akan dilaksanakan secara bertahap melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, dan mitra pelaksana. Apabila pengembangan kawasan berjalan sesuai target, program tersebut berpotensi memperkuat kemandirian industri garam nasional, mengurangi ketergantungan terhadap impor, sekaligus menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan di wilayah pesisir Rote Ndao. (ADR)

Berita Terkait

Pilihan Redaksi