AFU.id

Update Terbaru Kasus Jessica, Mahasiswi Undana yang 12 Kali Batal Sidang Skripsi

Bagikan:

Penulis: Fadhlan RobbaniReporter: Fadhlan Robbani

Ringkasan Berita

Kasus Jessica Sofia Tunardjo, mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Nusa Cendana, mengalami perkembangan terbaru di mana ia masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Wirasakti Kupang setelah mengalami tekanan emosional akibat 12 kali penundaan sidang skripsi. Rektor Undana, Jefri S. Bale, menjenguk Jessica dan memastikan bahwa kampus akan mendampingi proses pemulihan kesehatan serta memenuhi hak akademiknya. Sementara itu, pihak universitas masih melakukan pemeriksaan terkait alasan penundaan sidang, dengan komitmen untuk menerapkan prinsip zero tolerance terhadap pelanggaran etika di lingkungan kampus.

Update Terbaru Kasus Jessica, Mahasiswi Undana yang 12 Kali Batal Sidang Skripsi
Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Prof. DR. Ir. Jefri S. Bale di wawancara saat menjenguk mahasiswi Jessica di RS Wira Sakti. (ANTARA/HO-Undana)

Jessica Viral Usai 12 Kali Sidang Ditunda

Kasus Jessica sebelumnya menjadi perhatian publik setelah video berdurasi sekitar 31 detik yang memperlihatkan dirinya menangis histeris beredar di media sosial. Jessica disebut mengalami tekanan emosional setelah mendapat informasi bahwa jadwal ujian skripsinya kembali mengalami penundaan. Berdasarkan informasi yang beredar, jadwal ujian skripsi Jessica disebut telah dibatalkan hingga 12 kali oleh pihak penguji yang sama.

Dalam narasi yang beredar, Jessica disebut mengalami tekanan psikologis hingga harus mendapatkan perawatan medis. Ia juga disebut mengalami depresi setelah diminta mencari dosen penguji pengganti secara mendadak menjelang pelaksanaan ujian skripsi. Keluarga Jessica sebelumnya menyampaikan keberatan dan mempertanyakan alasan di balik penundaan sidang yang berulang.

Keluarga menyebut Jessica telah memenuhi sejumlah persyaratan akademik, termasuk memiliki IPK di atas 3,5 dan tidak mengalami keterlambatan dalam proses administrasi. Pihak Undana menyatakan proses pemeriksaan terkait persoalan tersebut masih berlangsung. Universitas mengumpulkan informasi dari pihak-pihak yang berkaitan dengan kasus Jessica sebelum mengambil keputusan.

Wakil Rektor IV Undana Prof. Philiphi de Rozari menegaskan universitas menerapkan prinsip zero tolerance terhadap pelanggaran etika maupun tindakan yang tidak sesuai aturan di lingkungan kampus. Ia mengatakan proses pemeriksaan masih dilakukan dengan mengumpulkan seluruh informasi dari pihak terkait agar keputusan yang diambil universitas berdasarkan fakta yang lengkap. (FAD)

Berita Terkait

Pilihan Redaksi