Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Profil Deddy Sitorus: Pendidikan, Karier, dan Harta Kekayaan Politikus PDIP yang Disorot karena Ucapan 'Kayak Sirkus'
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemenangan Pemilu Eksekutif Deddy Yevri Hanteru Sitorus menyampaikan paparannya saat pembekalan kepala daerah terpilih di Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (12/2/2025). (Foto: Sulthony Hasanuddin/ANTARA FOTO)
JAKARTA, AFU.ID— Nama Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Fraksi PDI Perjuangan, Deddy Sitorus, menjadi sorotan setelah ucapan "kayak sirkus" yang dikeluarkannya saat rapat kerja Komisi II DPR RI bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menuai protes berbagai pihak, termasuk Koordinator Wartawan Parlemen (KWP). Deddy membantah ucapannya ditujukan kepada wartawan dan menegaskan tidak akan meminta maaf, sementara KWP memastikan tetap membawa persoalan tersebut ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).
Perkembangan tersebut membuat perhatian publik kembali tertuju kepada sosok Deddy Sitorus. Politikus yang telah dua periode duduk di DPR RI itu memiliki rekam jejak panjang sebagai aktivis organisasi masyarakat sipil, konsultan politik, hingga pernah menduduki berbagai jabatan strategis di perusahaan, lembaga internasional, dan pemerintahan sebelum berkiprah sebagai legislator.
Profil Deddy Sitorus
Deddy Yevri Hanteru Sitorus adalah politikus PDI Perjuangan yang saat ini menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2024-2029 mewakili Daerah Pemilihan Kalimantan Utara. Lahir di Pematangsiantar, Sumatera Utara, pada 17 November 1970, Deddy pertama kali terpilih menjadi anggota DPR RI pada Pemilu 2019 setelah meraih 34.709 suara sekaligus menjadi calon legislatif dengan perolehan suara terbanyak di Kalimantan Utara. Ia kemudian kembali terpilih pada Pemilu 2024 untuk melanjutkan masa baktinya hingga 2029.
Deddy menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Kota Pematangsiantar. Setelah lulus dari SMA Negeri 3 Pematangsiantar pada 1988, ia melanjutkan studi Sarjana Pertanian di Universitas Simalungun dan meraih gelar Insinyur (Ir.) pada 1996. Ia kemudian melanjutkan pendidikan pascasarjana di Kingston University, Inggris, dan memperoleh gelar Master of Arts (MA) bidang Political Communication, Campaigning and Advocacy pada 2006.
Perjalanan Karier
Sebelum terjun ke dunia politik, Deddy dikenal aktif dalam berbagai organisasi masyarakat sipil yang bergerak di bidang buruh, lingkungan hidup, pembangunan pedesaan, hingga kesejahteraan sosial. Pengalamannya di tingkat nasional maupun internasional membawanya dipercaya menangani berbagai program demokrasi, tata kelola pemerintahan, serta pengembangan kebijakan publik bersama sejumlah organisasi internasional.
Karier profesionalnya kemudian berkembang ke dunia konsultan politik dan bisnis. Deddy pernah memimpin perusahaan konsultan yang bergerak di bidang strategi komunikasi, riset, analisis investasi, intelijen bisnis, pemetaan risiko, hingga media monitoring. Selain itu, ia juga dipercaya menduduki sejumlah posisi komisaris di perusahaan pelat merah maupun swasta sebelum akhirnya terpilih menjadi anggota DPR RI pada 2019 dan kembali memperoleh mandat pada Pemilu 2024.
Sejumlah jabatan yang pernah diemban Deddy Sitorus:
Pendiri sekaligus Presidium Komunitas Aksi Solidaritas Buruh Indonesia (KASBI).
Perwakilan Indonesia untuk Friends of the Earth.
Indonesia Representative Asian NGO Coalition on Rural Development and Agrarian Reform (ANGOC).
Perwakilan International Council on Social Welfare (ICSW).
Perwakilan South East Council for Food Security and Fair Trade (SEACON).
Pendiri sekaligus Presidium Koalisi Anti Utang (KAU).
Senior Program Officer National Democratic Institute for International Affairs (NDI) periode 2001-2004.
Project Manager United Nations Development Programme (UNDP) program Civic Engagement in Democratic Governance periode 2006-2009.
Direktur Eksekutif sekaligus President Director Optima Consulting Network (OCN) Indonesia.
Indonesia Country Representative Exclusive Analysis.
Peneliti kawasan Asia Tenggara di Exclusive Analysis.
Komisaris Independen PT Waskita Beton Precast Tbk periode 2014-2017.
Komisaris Independen PTPN III (Holding) periode 2017-2019.
Komisaris Independen PT Berkah Multi Cargo.
Komisaris PT Takagama.
Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan sejak 2019.
Harta Kekayaan
Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Deddy Sitorus turut menjadi perhatian seiring kembali mencuatnya namanya ke ruang publik. Berdasarkan LHKPN yang disampaikan pada 22 Maret 2026, Deddy memiliki total harta kekayaan sebesar Rp29.801.720.929 tanpa kewajiban utang.
Aset Deddy didominasi kepemilikan delapan bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Bulungan, Tarakan, dan Buleleng. Selain itu, ia juga memiliki surat berharga senilai lebih dari Rp10,39 miliar, kas dan setara kas sebesar Rp7,36 miliar, serta sejumlah kendaraan, termasuk Lexus RX 500h 4x4 A/T tahun 2024 dan sebuah speed boat. (RAI)
Rincian harta kekayaan Deddy Sitorus:
Total harta: Rp29.801.720.929.
Tanah dan bangunan: Delapan bidang properti di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Bulungan, Tarakan, dan Buleleng.