JAKARTA, AFU.ID — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan seluruh data perpajakan dan aset daerah tetap aman meski kebakaran melanda gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, pada Jumat (7/8) malam.
Kepastian ini disampaikan Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Provinsi DKI Jakarta, Bayu Meghantara. "Data perpajakan DKI Jakarta dinyatakan aman karena seluruh data telah terdigitalisasi serta memiliki sistem pencadangan pada server dan pusat data di lokasi terpisah, sehingga layanan perpajakan tidak terganggu," katanya, Sabtu (8/8/2026).
Kondisi serupa berlaku untuk data aset daerah yang dikelola Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD), lantaran seluruh data dan server tersimpan di pusat data yang terpisah dari gedung Abdul Muis. Gedung Dinas Teknis Bapenda DKI Jakarta sendiri telah diasuransikan, dengan sekitar 1.000 aparatur sipil negara (ASN).
ASN tersebut meliputi dari berbagai perangkat daerah berkantor di gedung tersebut. Perangkat daerah yang dimaksud antara lain Bapenda, BPAD, BPSDM, Dinas Perhubungan, Bank Jakarta, dan Dekranasda. Menyusul insiden ini, Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan skema kerja sementara berupa bekerja dari rumah (WFH) secara bergantian.
Pemprov juga terus berkoordinasi dengan kepolisian guna menyelidiki penyebab kebakaran, dengan seluruh langkah penanganan difokuskan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan tanpa hambatan. "Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan seiring fenomena kemarau panjang akibat El Nino, serta periksa kembali instalasi listrik di hunian masing-masing," ucap Bayu.
Diketahui, kebakaran melanda gedung Bapenda DKI Jakarta pada Jumat 7 Agustus malam kemarin, sekitar pukul 21.40 WIB. Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat mengerahkan 40 unit dan 200 personel untuk memadamkan api, dan tidak ditemukan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Tim penyelamat Gulkarmat sempat mengevakuasi seorang pekerja yang berada di lantai 15 dalam kondisi selamat. Polda Metro Jaya turut menyiagakan 125 personel untuk mengamankan lingkungan di sekitar lokasi kebakaran, sementara Kodim 0501/Jakarta Pusat mengerahkan 50 personel untuk membantu pengamanan area sekitar tempat kejadian. (NAD)