Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Terkuak, Kebakaran Gedung Bapenda DKI Bermula dari Lantai 11 yang Sedang Direnovasi
Bagikan:
Penulis: Fandi Permana · Reporter: Fandi Permana
Ringkasan Berita
Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta yang terjadi pada malam hari tanggal 7 Agustus 2026 diduga berawal dari lantai 11 yang sedang direnovasi, menurut keterangan Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold Elisa Partomuan Hutagalung. Dinas Gulkarmat DKI Jakarta melaporkan bahwa proses pemadaman berlangsung selama empat jam, melibatkan 30 unit mobil pemadam dan 180 personel, sementara kepolisian bersama Puslabfor Polri masih menyelidiki penyebab kebakaran. Saat ini, proses pendinginan api masih terus dilakukan untuk memastikan tidak ada perambatan lebih lanjut.
Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta yang terjadi pada malam hari tanggal 7 Agustus 2026 diduga berawal dari lantai 11 yang sedang direnovasi. (Istimewa)
JAKARTA, AFU.ID - Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat (Jakpus) terjadi pada Jumat (7/8/2026) malam. Polisi menduga titik awal kebakaran dari lantai 11 gedung Bapenda yang sedang direnovasi. "Tadi ada yang menyampaikan berawal dari lantai 11 di mana di lantai 11 itu sedang melakukan renovasi," kata Kapolres Metro Jakpus kata Kombes Reynold Elisa Partomuan Hutagalung di lokasi kejadian Sabtu (8/8/2026).
Dinas Gulkarmat DKI Jakarta hingga kini masih melakukan proses pendinginan api. Selain itu, kepolisian masih menyelidiki pasti penyebab kebakaran gedung Bapenda DKI Jakarta.
Dalam hal ini polisi menerjunkan Puslabfor Bareskrim Polri dibantu Inafis Polda Metro Jaya. Tim Puslabfor akan menelusuri sumber api yang menyebabkan kebakaran hebat tersebut. "Untuk memastikan sumber api tentunya nanti baik dari saksi-saksi dan Puslabfor, Pusat Laboratorium Forensik Polri yang akan turun dan dapat menentukan sumber titik api dan penyebab api tersebut," ujarnya.
Sebagai informasi, petugas Dinas Gulkarmat Provinsi DKI Jakarta mendapat laporan kebakaran sejak Jumat (7/8) pukul 21.30. Proses pemadaman api berlangsung kurang lebih 4 jam dilanjutkan proses pendinginan pada Sabtu (8/8/2026) pukul 01.53 WIB dini hari. "Alhamdulillah kami bertahan di lantai 10 untuk memastikan tak ada perambatan kembali, saat ini teman-teman (Damkar) masih menyisir sekarang, sudah berada di lantai 12," ujar Kepala Dinas Gulkarmat Provinsi DKI Jakarta Bayu Meghantara.
Bayu mengatakan petugas damkar mengerahkan 30 unit mobil pemadam kebakaran dan 180 personel damkar. Tiga mobil pemadam yang diturunkan termasik Bronto Skylift. "Terkait pemadaman kami berupaya secepat mungkin se-efektif mungkin untuk melakukan pemadaman. Terkait materal yang terbakar itu yang menjadi salah satu penyebab kebakaran sedikit agak lama," paparnya.