Nikmati fitur lengkap distribusi bias, newsletter, pemberitahuan berita
Kebakaran di Gunung Bromo: Area Savana Ditutup, Ini Dua Jalur yang Masih Dibuka
Bagikan:
Penulis: Raihan Immaduddin
Penampakan kebakaran Gunung Bromo pada Minggu (10/9/2023). (Dok. Pemprov Jatim)
JAKARTA, AFU.ID— Kebakaran yang melanda Blok Bantengan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memaksa pengelola menutup sebagian akses wisata Gunung Bromo. Penutupan dilakukan untuk mempercepat proses pemadaman sekaligus menjamin keselamatan wisatawan. Meski demikian, aktivitas wisata di Bromo belum sepenuhnya dihentikan karena sejumlah jalur masih tetap dibuka dengan pembatasan area kunjungan.
Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha menjelaskan, kebakaran terjadi pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB di Blok Bantengan. Menyusul kejadian tersebut, Balai Besar TNBTS menutup akses masuk melalui pintu Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang dan pintu Senduro di Kabupaten Lumajang mulai pukul 22.00 WIB hingga waktu yang belum ditentukan. "Untuk kelancaran upaya pemadaman serta memperhatikan keamanan pengunjung, maka kunjungan Wisata Bromo melalui pintu masuk Jemplang, Coban Trisula, dan Senduro ditutup untuk pengunjung," ujar Rudijanta.
Wisatawan masih dapat mengunjungi Gunung Bromo melalui pintu Cemoro Lawang di Kabupaten Probolinggo dan Wonokitri di Kabupaten Pasuruan. Namun, pengunjung hanya diperbolehkan beraktivitas di kawasan Lautan Pasir dan tidak diizinkan memasuki area Savana yang berada lebih dekat dengan lokasi kebakaran. Pembatasan tersebut diberlakukan untuk menghindari risiko terhadap keselamatan pengunjung selama proses pemadaman berlangsung.
Balai Besar TNBTS juga mengimbau masyarakat, wisatawan, dan pelaku jasa wisata lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan taman nasional. Penggunaan api di area konservasi diminta benar-benar diperhatikan agar tidak memicu munculnya titik kebakaran baru. Sementara itu, proses pemadaman masih terus dilakukan oleh tim gabungan di lokasi kebakaran. Hingga kini, petugas belum dapat memastikan luas kawasan yang terdampak karena seluruh personel masih difokuskan untuk mengendalikan api.
"Saat ini tim masih fokus pada proses pemadaman. Setelah api berhasil dipadamkan dan kondisi dinyatakan aman, baru akan dilakukan pengukuran untuk mengetahui luas area yang terdampak," ujar Pranata Humas Balai Besar TNBTS Endrip Wahyutama. Balai Besar TNBTS memastikan perkembangan penanganan kebakaran dan pembukaan kembali akses wisata akan diumumkan setelah situasi dinyatakan aman. Masyarakat dan wisatawan diminta mengikuti informasi resmi dari pengelola sebelum merencanakan kunjungan ke kawasan Gunung Bromo. (RAI)