AFU.id

Pacu Industri Semikonduktor, Pengembangan Talenta Teknologi Nasional Gandeng Kampus Brasil

Bagikan:

Penulis: Adriyan Adirizky RahmatReporter: Adriyan Adirizky R

Ringkasan Berita

Pengembangan talenta teknologi menjadi agenda krusial demi mengejar ketertinggalan industri strategis nasional di kancah global.Inisiatif lintas negara itu berfokus pada penguasaan ekosistem mikroelektronika, teknik kedirgantaraan, dan sektor bahan bakar nabati.

Pacu Industri Semikonduktor, Pengembangan Talenta Teknologi Nasional Gandeng Kampus Brasil
(Foto: Kemdiktisaintek RI)

Skema Gelar Ganda dalam Pengembangan Talenta Teknologi Nasional

Perwakilan Unicamp, Marco Roberto Cavallari menjelaskan skema awal pengiriman mahasiswa tingkat magister serta doktoral ke Brasil. Kurikulum pengajaran berfokus pada bidang fabrikasi mikro (microfabrication), desain sirkuit terpadu (integrated circuit design), dan ilmu material (material science).

Program tersebut juga membuka peluang besar bagi implementasi skema gelar ganda (double degree) antara ITB dan Unicamp. Pengembangan talenta teknologi nasional melalui riset bersama itu diharapkan mampu mendongkrak kapasitas akademik para dosen lokal.

Mendiktisaintek Brian Yuliarto menyambut baik rencana pembuatan program gelar ganda serta kolaborasi riset antarkampus tersebut. “Saya pikir ini akan sangat baik, profesor dari Indonesia dan Brasil dapat menjadi pembimbing bersama. Kami juga dapat mengirim dosen untuk melakukan riset bersama di Brasil,” tuturnya.

Pemerintah Brasil kini sedang menjajaki kemitraan strategis dengan sejumlah industri manufaktur global, termasuk korporasi kedirgantaraan terkemuka Embraer. Kolaborasi industri itu bertujuan menyokong kebutuhan fasilitas praktik bagi para peneliti muda Indonesia di luar negeri.

Kedua negara mempercepat penyelesaian perjanjian bilateral sektor pendidikan yang kini masih dalam tahap finalisasi draf hukum. Kesepakatan legal itu akan menjadi landasan utama bagi pelaksanaan mobilitas mahasiswa, dosen, serta riset kolaboratif.

Langkah taktis tersebut menegaskan komitmen Kemdiktisaintek RI untuk memperluas akses pengembangan talenta teknologi nasional di level global. Pasalnya, kedaulatan teknologi nasional harus diperjuangkan secara nyata demi meningkatkan daya saing bangsa di masa depan. (ADR)

Berita Terkait

Pilihan Redaksi