JAKARTA, AFU.ID — Adela Kanasya Adies telah dilantik sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sekaligus Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia (RI) melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW), menggantikan posisi ayah kandungnya, Adies Kadir, yang beralih tugas menjadi Hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua MPR RI, Ahmad Muzani. Adela telah bersumpah berjanji menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh demi menegakkan demokrasi dan mengutamakan bangsa dan negara.
“Demi Allah saya akan memenuhi kewajiban saya sebagai anggota MPR sesuai dengan peraturan Undang-Undang 1945 dan Pancasila,” ucap Adela mengikuti sumpah yang dipandu Muzani di kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Senin (22/6/2026).,
Sebelumnya, Adela juga telah dilantik menjadi anggota DPR RI oleh DPR dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-18 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (12/5/2026). Prosesi pengambilan sumpah jabatan tersebut dipimpin langsung Ketua DPR RI, Puan Maharani, didampingi Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal dan Saan Mustopa. Pengangkatannya tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 49/P Tahun 2026 yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto.
Rekam Jejak Karier Adela Kanasya
Adela lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada (24/1/1995). Ia merupakan putri sulung dari pasangan Adies Kadir dan Lita Anastasia. Politik dan hukum diketahui bukan hal asing di keluarganya. Pasalnya, sang ayah adalah politikus senior Partai Golongan Karya (Golkar) yang pernah menjabat Wakil Ketua Umum DPP Golkar, sementara adik laki-lakinya, Adiel Muhammad Kanantha, saat ini menjabat anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo periode 2024-2029.
Berbeda dari kebanyakan politisi muda, Adela memiliki latar belakang akademik di bidang kesehatan. Ia menempuh pendidikan menengah di SMA Islam Al-Azhar Jakarta, sebelum melanjutkan ke Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, mulai tahun 2012. Di kampus yang sama, ia menuntaskan Pendidikan Profesi Dokter dan melanjutkan ke program Doctor Medicine, sehingga nama lengkapnya tercatat sebagai dr. Adela Kanasya Adies, MD.
Setelah lulus, Adela memilih menekuni dunia estetika medis dan berpraktik di L'viors Clinic, Jakarta Utara. Ia juga tercatat sebagai anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Jakarta Selatan. Pada 2021, ia menikah dengan dr. Dana Hendrawan Putra, seorang dokter yang tengah menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Obstetri dan Ginekologi di Universitas Indonesia.
Adela mulai merambah dunia politik saat bergabung dengan Partai Golkar menjelang Pemilihan Legislatif 2024. Ia maju sebagai calon anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Timur I yang mencakup wilayah Surabaya dan Sidoarjo sama dengan dapil sang ayah. Dalam Pileg 2024, Adela meraih 12.792 suara, menempatkannya di posisi kedua perolehan suara terbanyak di dapilnya setelah Adies Kadir.
Posisi itulah yang kemudian menjadi dasar hukum penunjukannya sebagai pengganti antarwaktu. Setelah Adies Kadir dilantik sebagai Hakim MK dan melepaskan kursinya di Senayan pada (5/2/2026). Adela telah ditunjuk sebagai penggantinya untuk merampungkan sisa masa jabatan periode 2024-2029.
Harta Kekayaan Adela Kanasya
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan pada Februari 2026, total kekayaan Adela tercatat sebesar Rp9,95 miliar. Rincian harta kekayaannya tersebut didominasi aset tanah dan bangunan senilai Rp6,25 miliar yang tersebar di dua lokasi.
Pertama, sebuah rumah dengan luas tanah dan bangunan masing-masing 162 meter persegi di Jakarta Selatan senilai Rp4 miliar. Kedua, properti dengan luas tanah dan bangunan masing-masing 81 meter persegi di Bekasi senilai Rp2,25 miliar. Keduanya tercatat merupakan hasil usaha sendiri.
Adela juga tercatat memiliki dua kendaraan bermotor dengan total nilai Rp1,7 miliar. Kendaraan pertama adalah Mazda Minibus keluaran 2023 senilai Rp200 juta, sementara kendaraan kedua adalah Lexus Minibus keluaran 2024 yang bernilai Rp1,5 miliar. Selain itu, ia memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp562,5 juta, serta kas dan setara kas sebesar Rp1,44 miliar. Adela tidak tercatat memiliki surat berharga dalam laporan kekayaannya. (NAD)