JAKARTA, AFU.ID — Kasus meninggalnya pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tengah menjadi sorotan. Kasus tersebut disebut bertolak belakang dengan perintah Prabowo untuk meningkatkan harapan hidup rakyat Indonesia sebanyak empat persen. Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin pada Rabu (5/8/2026).
Pasien BPJS itu diketahui bernama Yurizal Tri Chaerawan (29). Ia diketahui meninggal usai mengeluhkan layanan BPJS Kesehatan atas penyakit yang dideritanya. Unggahan Threads pribadinya @yurizaltrich pada Rabu 5 Juli kemarin, dibanjiri oleh hujatan yang diketahui berasal dari oknum dokter hingga Tenaga Kesehatan (nakes).
Menanggapi peristiwa tersebut, Budi mengatakan hatinya turut merasakan kesedihan. “Apalagi kalau meninggalnya muda. Saya merasa saya sebagai Menkes tuh gagal kok teman-teman kita ada yang meninggal muda,” kata Budi di gedung Kemenkes. Pemberian layanan terbaik seharusnya ia katakan menjadi usaha agar para anak muda bisa panjang umur.
Hal tersebut juga ia katakan sebagai perintah dari Prabowo. Ia mengatakan, Prabowo menugaskan dirinya agar menaikkan rata-rata angka harapan hidup rakyat Indonesia dari 72 ke 76 persen. “Kekurangan itu ada, itu yang harus kita perbaiki, baik di fasilitas kesehatannya, di alat-alat kesehatannya, maupun di SDM kesehatannya,” jelas Budi. Lebih lanjut, pihaknya juga meminta agar publik terus memberikan masukan agar Kemenkes bisa lebih baik.
Sebagai informasi, dalam curhatan yang diunggah Yurizal sebelum meninggal tersebut, beberapa oknum dokter itu menyebut pelayanan yang dikeluhkan Yurizal itu lumrah. Pasalnya, kondisi beberapa Rumah Sakit tengah penuh untuk melayani pasien BPJS Kesehatan. Namun, kalimat yang dilontarkan sangat menohok dan dinilai tak pantas terucap dari akun pribadi dokter atau nakes.
"Profilenya kayak orang have tapi aslinya haven't kah? haven't some brain cells," tulis akun diduga dokter. "Potong aja kak nadinya nanti juga cepet dapet ruangan," tulis akun diduga perawat. Komentar nakes yang dianggap nirempati kepada Yurizal membuat netizen mengamuk. Netizen menuntut permintaan maaf dari para nakes tersebut kepada Yurizal yang kini meninggal dunia. (NAD)