AFU.id

Memorandum Islamabad, Antara Ambisi Damai Instan Donald Trump vs Siasat Diplomasi Iran di Selat Hormuz

Bagikan:

Penulis: Agung RiyadiReporter: M. Agung Riyadi

Ringkasan Berita

Rencana penandatanganan kesepakatan damai "Memorandum Islamabad" antara Amerika Serikat dan Iran pada Minggu (14/6/2026) diwarnai ketidakpastian akibat kontradiksi klaim dan situasi militer yang masih membara. Di saat Donald Trump dan PM Pakistan optimistis Selat Hormuz akan segera dibuka penuh. Rancangan draf perdamaian ini menawarkan pertukaran penting berupa pembukaan blokade laut, pencairan aset miliaran dolar, dan pelonggaran sanksi minyak AS dengan imbalan pembukaan Selat Hormuz serta penghentian perang di semua front termasuk Lebanon oleh Iran. Negosiasi ini masih membentur batu sandungan besar terkait tuntutan pembongkaran program nuklir serta pemusnahan cadangan uranium tinggi Iran dalam waktu 60 hari.

Memorandum Islamabad, Antara Ambisi Damai Instan Donald Trump vs Siasat Diplomasi Iran di Selat Hormuz
Serangan AS ke Iran masih terjadi di tengah upaya mencari kesepakatan damai di Selat Hormuz (ANTARA)

Berita Terkait

Pilihan Redaksi