AFU.id

Iran Tegaskan Jeda Damai 60 Hari Tak Relevan, AS Dituding Berkhianat

Bagikan:

Penulis: Erik Erfinanto

Ringkasan Berita

Iran menegaskan bahwa batas waktu 60 hari dalam kesepahaman dengan Amerika Serikat terkait pembicaraan nuklir dan pencabutan sanksi tidak lagi relevan, dengan menyatakan bahwa AS telah melanggar kesepakatan yang ditandatangani pada 17 Juni. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menjelaskan bahwa tidak ada ketentuan yang menetapkan tenggat waktu tersebut sebagai mutlak dan menekankan bahwa pembicaraan lanjutan tidak pernah dimulai akibat pelanggaran AS. Sementara itu, Iran masih melanjutkan pembicaraan dengan Oman mengenai pengaturan lalu lintas maritim di Selat Hormuz, yang terpengaruh oleh situasi keamanan yang kompleks di kawasan.

Iran Tegaskan Jeda Damai 60 Hari Tak Relevan, AS Dituding Berkhianat
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei. Foto Istimewa

Berita Terkait

Pilihan Redaksi